Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kenaikan Harga, Perum Bulog Sumut Salurkan Bantuan Pangan ke 926.000 KPM

📅 Rabu, 27 Sep 2023, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kenaikan Harga, Perum Bulog Sumut Salurkan Bantuan Pangan ke 926.000 KPM Doc: ANTARA/HO
Ket. Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara menyalurkan bantuan pangan untuk 926.000 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) selama tiga bulan berturut-turut dari September, Oktober hingga November 2023.

Medan - Cegah kenaikan harga, Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara menyalurkan bantuan pangan untuk 926.000 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) selama tiga bulan berturut-turut dari September, Oktober hingga November 2023.

"Masing-masing KPM akan mendapat bantuan 10 kg beras per bulan selama 3 bulan berturut, sehingga total bantuan pangan untuk Sumut yang akan didistribusikan Bulog untuk mencapai 28ribu ton," ujar Kepala Bulog Kanwil Sumut, Arif Mandu, usai Launching Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah, di Medan, Selasa.

Arif menjelaskan Perum Bulog wilayah Sumut mengalokasikan sebanyak 9.260 ton beras setiap bulan untuk bantuan pangan yang kemudian didistribusikan ke penerima di seluruh kabupaten/kota Se-Sumut.

"Peluncuran bantuan pangan tahap II bagi 926ribu KPM di Sumut ini akan berlangsung selama 3 bulan, terhitung sejak September hingga November 2023," kata Arief.

Dikatakan Arif penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah sudah berjalan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumut melalui PT Pos Indonesia Regional 1 Sumatera.

"Tinggal di lima kabupaten/kota yang belum menyalurkan. Tapi mereka sudah rapat koordinasi antara Bulog dan PT Pos dengan Sekda dan para Camat. Kalau tidak hari ini maka besok akan disalurkan bantuan pangan tersebut. Sehingga penyaluran ini sudah seluruh kabupaten/kota. Jadi sembari berjalan sembari kita luncurkankalau kemarin masih operasional awal," sebutnya.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya para keluarga penerima manfaat.

"Semoga dengan adanya bantuan ini juga diharapkan mengendalikan dampak inflasi untuk menjaga stabilitas harga pangan," ujar Arif

Sebelumnya, PT Pos Indonesia Regional I Sumatera menyalurkan bantuan sosial beras tahap kedua kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di empat kabupaten/kota di Sumatera Utara setelah pendistribusian diluncurkan pada 11 September 2023.

"Meski demikian, ini belum semuanya. Prosesnya dilakukan secara bertahap," ujar Senior Manager Business Corporate PT Pos Indonesia Regional 1 Sumatera Amry Nasution.

Amry melanjutkan, kabupaten/kota yang sudah disalurkan itu adalah Medan, Pematang Siantar, Asahan, serta Batu Bara.

"Untuk sementara, sebanyak sekitar 1.100 ton sudah disalurkan ke kabupaten dan kota tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.