Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AM Fachir: PMI Tumbuhkan Semangat Kerelawanan Anak Muda Jaga Lingkungan

📅 Rabu, 27 Sep 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
AM Fachir: PMI Tumbuhkan Semangat Kerelawanan Anak Muda Jaga Lingkungan Doc: ANTARA/Bayu Prasetyo

Palang Merah Indonesia (PMI) menumbuhkan semangat kerelawanan pada anak muda untuk turut serta menjaga lingkungan, utamanya pada kondisi Bumi yang semakin memanas akibat perubahan iklim. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI, AM Fachir di Jakarta, Senin (25/9).

"Ketika kita berbicara soal air bersih, kita bicara juga soal perubahan iklim, ada 400.000 relawan yang kita tugaskan, dan setiap satu relawan wajib menanam 10 pohon, sehingga dalam satu tahun kita punya 4 juta pohon. Semangat itulah yang sedang kita tumbuhkan ke anak-anak muda," kata Fachir.

Sekjen PMI pun menjelaskan, untuk menumbuhkan semangat kerelawanan tersebut, anak-anak muda perlu sosok idola yang menjadi tuntunan mereka. "Kita perlu idola-idola, menampilkan contoh-contoh yang baik. Ini lah yang akan menjadi tuntunan mereka. Harapannya makin banyak lagi anak-anak muda yang ikut berpartisipasi, apalagi dengan penambahan kurikulum di sekolah untuk menampilkan sosok-sosok berpengaruh (lingkungan) seperti itu," ujar dia.

Fachir pun menambahkan bahwa saat ini efek buruknya lingkungan bisa dirasakan dengan mulai memanasnya suhu Bumi, sehingga kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan perlu terus ditumbuhkan kepada anak-anak muda.

Pada Senin, PMI menutup operasi Covid-19 dengan meluncurkan dua buku pembelajaran pandemi, yakniBergerak Bersama Melawan Covid-19danPembelajaran Vaksinasi Covid-19: Catatan Palang Merah Indonesia.

Fachir mengatakan pembelajaran tentang Covid-19 dapat digunakan juga untuk mengatasi penyakit-penyakit lain yang muncul di Indonesia, salah satunya polusi udara yang menyebabkan gangguan pernapasan dan hingga saat ini masih menjadi pembahasan utama masyarakat di Jabodetabek karena kualitas udara yang semakin menurun.

"Harus mulai sekarang juga, anak-anak muda diberikan kesadaran dan pengetahuan akan pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi polusi udara, sehingga masalah pernapasan juga bisa berkurang. Ini juga terkait dengan kerelawanan mereka," ucap dia.

Menurut Fachir, pembelajaran dari pandemi Covid-19 merupakan bekal kesiapsiagaan bencana kesehatan ke depan, dan didokumentasikan PMI dalam dua buku ini untuk memperkuat kesiapan kolektif bersama pemerintah, mitra, dan seluruh masyarakat demi arsitektur kesehatan Indonesia yang lebih baik.

Sekjen PMI pun menegaskan, PMI telah mengumpulkan pembelajaran terbaik dari pandemi dan menyatukan kekuatan kolektif untuk kesiapsiagaan pandemi dan krisis kesehatan di masa depan mengacu pada semangat pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.

"Pandemi Covid-19 memang telah berakhir. Namun, ini awal yang baik bagi kita semua untuk menyatukan kekuatan melalui pembelajaran berharga dan praktik terbaik, demi mendukung pemerintah dalam membangun arsitektur kesehatan yang lebih tangguh di masa mendatang," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.