Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Benny Susetyo: ‘Melukis On The Spot’ Menggambar Pemimpin yang Memiliki Roso

📅 Selasa, 26 Sep 2023, 11:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Benny Susetyo: ‘Melukis On The Spot’ Menggambar Pemimpin yang Memiliki Roso Doc: Istimewa
Ket. Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Benny Susetyo (baju batik) berpartisipasi dalam kegiatan 'Melukis On The Spot' dalam rangka Dies Natalis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

YOGYAKARTA - UIN Sunan Kalijaga menggelar acara "Melukis On the Spot" yang menghadirkan seniman terkemuka Kota Yogyakarta pada 25 September 2023. Acara dalam rangka Dies Natalis ke-72 ini bukan sekadar ajang seni, namun juga wujud ekspresi seni dalam menggambarkan tata nilai keadaban dan kecintaan terhadap bangsa.

Acara yang diselenggarakan di selasar Gedung Serbaguna Prof HM Amin Abdullah UIN Sunan Kalijaga ini menjadi sarana bagi seniman-seniman Yogya untuk mengungkapkan gerak ekspresi kesenian dan melukis sebagai bentuk olah rasa yang menandakan pentingnya kebudayaan dalam mengaktualisasikan rasa.

Seperti yang disampaikan Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Benny Susetyo. "Kegiatan 'Melukis On The Spot' dalam rangka rangkaian kegiatan Dies Natalis UIN Sunan Kalijaga Yogya ini adalah bentuk pengaktualisasian hubungan yang baik antara pemimpin dan warga masyarakat."

Lebih Lanjut, doktor Komunikasi Politik ini menyatakan, kegiatan ini adalah gambaran tentang bagaimana masa depan Indonesia seharusnya dirangkai, yaitu dengan menemukan kembali relasi hubungan pemimpin dan warga yang saling memberikan rasa damai sejahtera dan kebahagiaan.

Kemudian di acara ini, Benny menyatakan, kegiatan ini menjadi satu tanda bahwa ekspresi kesenian merupakan bagian dari ekspresi roso. Maka diharapkan lewat kegiatan ini, masyarakat secara keseluruhan, baik pemimpin maupun rakyat, memiliki roso yang merupakan inti dari nilai-nilai Pancasila, yaitu roso terhadap Ketuhanan, terhadap Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan.

Benny menekankan bahwa nilai dan roso yang tergores dari lukisan-lukisan yang dibuat di acara ini merupakan penggambaran tentang pentingnya menjadi pemimpin yang mampu merangkai dan membentuk persaudaraan sejati di Indonesia. Karenanya, kegiatan ini harus dijadikan sebagai sebuah gerakan, sebuah langkah awal dalam upaya menemukan keutamaan hidup sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Akhirnya, Benny menutup pernyataannya di kegiatan yang dihadiri para seniman dan civitas akademika UIN Sunan Kalijaga ini dengan harapan kegiatan "Melukis On the Spot" menjadi gambaran bagaimana seharusnya para pemimpin dengan sepenuh hati melayani segenap warga masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

"Semoga kegiatan ini menjadi catatan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin melayani warganya sesuai dengan semangat Pancasila dwnga menciptakan masyarakat yang damai dan berkeadilan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.