Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khofifah: Pembangunan Keberlanjutan adalah Sebuah Kebutuhan

📅 Senin, 25 Sep 2023, 17:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khofifah: Pembangunan Keberlanjutan adalah Sebuah Kebutuhan Doc: ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
Ket. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pembangunan keberlanjutan merupakan sebuah kebutuhan yang harus dilakukan oleh seluruh kepala daerah dalam mewujudkan pembangunan di daerah.

Usai pelantikan enam penjabat (pj) bupati di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Minggu, Khofifah mengingatkan kepada seluruh pj kepala daerah untuk saling berkoordinasi dengan para mantan kepala daerah terkait keberlanjutan pembangunan.

"Sustainable development itu sebuah kebutuhan. Jadi, pembangunan keberlanjutan itu kebutuhan. Saya juga awal-awal cukup sering berkomunikasi dengan Pakde Karwo (Soekarwo) jika ada hal yang saya butuh penjelasan dari beliau," kata Khofifah.

Menurut dia, pencapaian prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur merupakan hasil dari kinerja dengan fondasi dibangun oleh para pemimpin terdahulu.

"Jadi, jangan melakukan monopoli tafsir, menurut saya, karena itu kurang tepat karena para pimpinan pendahulu yang telah memiliki rencana strategi terlebih dahulu, termasuk Pak Imam Utomo," jelas Khofifah.

Dia mencontohkan hal itu merujuk saat mantan Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo, membuat Puspo Agro.

"Jadi, saya tanya bagaimana Puspo Agro itu, sama juga dengan para mantan gubernur yang lain," tutur Khofifah.

Oleh karena itu, lanjutnya, hal itu juga berlaku bagi para penjabat bupati yang baru saja dilantik, supaya berkomunikasi dengan para pendahulu.

"Pj ini bukan pilihan masyarakat, jadi lebih ke penugasan karena ada tiga yang diusulkan oleh pemprov, tiga diusulkan DPRD kabupaten, lalu tiga dari Kementerian Dalam Negeri," kata dia.

Khofifah melantik enam penjabat bupati di Surabaya, Minggu (24/9), yaitu Pj Bupati Pamekasan Masrukin, sebelumnya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan; Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie, sebelumnya sebagai Kepala Biro Hukum Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Pj Bupati Pasuruan Andriyanto, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, sebelumnya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo; Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni, sebelumnya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur; serta Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso.

Selanjutnya, di sesi kedua, Minggu, dijadwalkan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan untuk pj bupati Jombang, pj bupati Nganjuk, pj bupati Bojonegoro, pj bupati Madiun, pj bupati Magetan, dan pj wali kota Malang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.