Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wajib Diperhatikan, Dokter Sarankan Orang Tua Waspadai Influenza pada Anak

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wajib Diperhatikan, Dokter Sarankan Orang Tua Waspadai Influenza pada Anak Doc: ANTARA/Sean Muhamad
Ket. Praktisi kesehatan masyarakat, dokter spesialis anak Madeleine Ramdhani Jasin (kanan), dalam acara diskusi di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

Jakarta - Wajib diperhatikan, dokter spesialis anak Madeleine Ramdhani Jasin menyarankan para orang tua untuk mewaspadai serangan influenza pada anak.

"Selain ISPA, kasus influenza pada anak sedang tinggi, karena polusi dan pancaroba, sehinggaburden(beban)-nya bertambah semua," kata praktisi kesehatan masyarakat itu dalam acara diskusi mengenai ISPApada anak dan keluarga yang diikutidi Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan bahwa penyakit influenza umumnya disebabkan oleh infeksi virus influenza, parainfluenza, enterovirus, dan rhinovirus, yang bisa menular melalui percikan cairan dari saluran pernafasan saat batuk atau bersin.

Penularan virus, ia melanjutkan, dapat terjadi akibat sentuhan pada benda yang terkena percikan cairan dari saluran pernafasan. Contohnya, ketika bersalaman dengan orang lain yang menutup mulut menggunakan telapak tangan ketika bersin.

"Orang dewasa saja terkadang lupa untuk menutup bersin dengan siku, apalagi anak-anak," kata Madeleine.

Dia mengatakan bahwa pasien anak yang berobat karena terserang influenza umumnya menyampaikan bahwa mereka tertular dari teman sekelas di sekolah.

"Influenza jangan disepelekan. Ternyata sejarah mengatakan bahwa influenza merupakan salah satu virus yang kalau kena dampak yang berat, maka angka kematiannya tinggi," katanya.

Ia mengimbau para orang tua segera memeriksakan anak yang mengalami gejala influenza seperti batuk, pilek, bersin, hingga demam ke fasilitas kesehatan.

Menurut dia, para orang tua juga perlu melengkapi vaksinasi anak dengan vaksinasi influenza guna mencegah risiko yang lebih buruk dari serangan influenza.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia telah mendukung penerapan sistem surveilansinfluenza dalamWorld Health OrganizationGlobal Influenza Surveillance and Response System(GISRS) guna mencegah dan mengendalikan penyakit.

GISRSmencakup akses informasi epidemiologi dan virologi influenza serta COVID-19 berbasis laboratorium untuk keperluan deteksi dan respons dini dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.