Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program 1.000 HPK dan Sarapan Sehat Atasi Stunting di Tolikara Papua Pegunungan

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 15:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program 1.000 HPK dan Sarapan Sehat Atasi Stunting di Tolikara Papua Pegunungan Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Anak-anak TK sedang menikmati sarapan yang disediakan Pemda Tolikara, Papua Pegunungan, melalui program. sarapan sehat anak sekolah (sarasehan) .

JAYAPURA - Pelaksanaan program 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) dan sarapan sehat anak sekolah (sarasehan) diharapkan dapat mengatasi kasus stunting di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.

Staf Khusus Bupati Tolikara Yusak Totok Krido Saksono kepada Antara di Jayapura, Sabtu (23/9) mengatakan program 1.000 HPK dicanangkan sejak tahun 2014 lalu sesaat setelah pelantikan mantan Bupati Tolikara Usman Wanimbo.

Sekitar 2.500 anak yang lahir melalui program 1.000 HPK dengan harapan anak yang lahir memiliki gizi yang baik karena sejak si ibu hamil sudah didampingi dan diberikan makanan serta vitamin.

"Bahkan setelah melahirkan balita tersebut diberikan makanan hingga berumur dua tahun," kata Totok yang mengaku program tersebut mulai dilaksanakan saat dirinya ditunjuk sebagai Kadinkes Tolikara.

Dia mengatakan pihaknya tidak dapat memantau lebih jauh setelah anak berusia dua tahun karena sebagian besar dibawa pulang orang tuanya ke kampung.

Petugas kesehatan kesulitan memonitor ibu dan anak penerima program 1.000 HPK karena mereka pulang ke kampung halaman.

Peserta program itu juga ada yang berasal dari kabupaten di sekitarnya, kata Totok seraya menambahkan, program tersebut dibiayai melalui dana otonomi khusus.

Untuk program sarapan sehat anak sekolah (sarasehan) itu baru dilaksanakan pada Mei lalu yang menyasar anak sekolah mulai PAUD, TK hingga sekolah dasar (SD).

Mereka setiap hari diberi makanan sehat termasuk susu sehingga diharapkan kebutuhan akan gizi terpenuhi.

"Mudah-mudahan dengan terus dilaksanakannya kedua program tersebut dapat menurunkan angka stunting yang dialami anak-anak di Kabupaten Tolikara, " harap Totok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.