Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perusahaan Bahan Bakar Fosil Diminta Hindari COP28 jika Tak Beri Solusi

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Perusahaan Bahan Bakar Fosil Diminta Hindari COP28 jika Tak Beri Solusi Doc: EZEQUIEL BECERRA / AFP
Ket. CHRISTIANA FIGUERES Mantan Ketua Iklim PBB - Alih-alih melakukan semua yang mereka lakukan dan menerapkan kapasitas teknis mereka yang luar biasa, mereka malah melakukan hal sebaliknya.

NEW YORK - Mantan Ketua Iklim PBB, Christiana Figueres, mengatakan sudah kehilangan kesabaran terhadap perusahaan-perusahaan bahan bakar fosil dan mereka harus menghindari KTT Iklim Conference of the Parties 28 (COP-28) di Dubai jika industri tersebut menolak menjadi bagian dari solusi.

Dikutip dari The Straits Times, saat berbicara pada konferensi dengan tema Iklim Mengubah Segalanya di sela-sela Majelis Umum PBB, Figueres, salah satu negosiator utama Perjanjian Paris 2015, mengatakan bahwa industri telah gagal menghasilkan keuntungan yang "di luar batas" dalam mengembangkan energi terbarukan.

"Alih-alih melakukan semua yang mereka lakukan dan menerapkan kapasitas teknis mereka yang luar biasa, mereka malah melakukan hal sebaliknya," kata Figueres, di New York, Kamis (22/9).

Figueres selama bertahun-tahun berpendapat bahwa industri minyak dan gas harus ikut serta dalam diskusi iklim. Namun pada Juli, dia menulis opini di Al Jazeera. "Saya pikir perusahaan bahan bakar fosil bisa berubah. Saya salah. Kesabaran saya sudah habis," kata Figueres tentang perubahan pendapatnya.

Melobi Pemerintah

Menurut Figueres, perusahaan minyak dan gas telah memperlambat komitmen dekarbonisasi mereka, memberikan dividen yang besar kepada pemegang saham, dan melobi pemerintah untuk membatalkan komitmen iklim.

Ketika ditanya apakah dia akan menyambut mereka pada perundingan dua minggu di Dubai yang dimulai pada akhir November, Figueres mengatakan hal ini akan bergantung pada apakah mereka hadir untuk membantu dan mempercepat dekarbonisasi atau "apakah mereka benar-benar bertindak untuk mencapai tujuan tersebut".

Persoalan partisipasi industri minyak merupakan isu yang sangat kontroversial di kalangan komunitas aksi iklim, meskipun presiden yang ditunjuk dalam perundingan tersebut, Sultan Al Jaber, adalah seorang eksekutif perminyakan.

Figueres mengatakan sektor yang menjadi asal Presiden COP tidaklah relevan karena sesuai dengan mandatnya, dan dalam hal ini, dia memberikan pujian yang hati-hati.

Meskipun pada awalnya dia skeptis bahwa Al Jaber dapat memisahkan kepentingan nasional negaranya dari kepentingan global, dia mengatakan "akhir-akhir ini saya melihat dia bergerak ke arah itu, dan saya merayakannya".

"Saya pikir dia telah memahami tanggung jawab politik internasional, tanggung jawab multilateral yang menyertai kepresidenan tersebut."

Al Jaber berpidato di pertemuan puncak iklim PBB pada Rabu, mengakui penghentian penggunaan bahan bakar fosil tidak bisa dihindari dan penting.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Antara, sebanyak 200 perusahaan dan organisasi dunia memublikasikan surat terbuka berisi tuntutan untuk meningkatkan target energi terbarukan tiga kali lipat lebih besar atau setara 11 ribu gigawatt (GW) pada COP-28.

"Kami sebuah grup yang terdiri dari 200 organisasi global, dengan tegas menyerukan kepada pemimpin-pemimpin dunia dan berbagai pihak terkait Perjanjian Paris untuk menyepakati target global energi terbarukan tiga kali lipat lebih besar menjadi setidaknya 11 ribu GW pada 2030 dalam COP28 tahun ini," kata Communications Officer the Global Renewables Alliance (GRA), Rachel Cheng, sebagaimana isi surat tersebut yang diterima di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.