Pengawal Pribadi Kapolda Kaltara Diduga Tewas Saat Bersihkan Senpi

Sabtu, 23 Sep 2023, 09:47 WIB

TARAKAN - Seorang personel Polda Kalimantan Utara bernama Brigpol HS ditemukan tewas di kamar rumah dinas ajudan Polda Kaltara di Tanjung Selor, Bulungan, Jumat sekitar 13.10 Wita diduga kelalaian saat membersihkan senjata api.

"Korban HS ditemukan dalam kamar dengan bersimbah darah dan disampingnya tergeletak senjata api jenis HS-9 dengan Nomor Senpi : HS178837 inventaris dinas," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat dalam pesan singkat diterima di Tarakan, Jumat (22/9) malam.

Hasil pemeriksaan awal tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kaltara menyatakan bahwa korban HS tidak ditemukan denyut nadi.

Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kaltara sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"(Jumat) Malam ini, jenasah korban HS dibawa ke rumah sakit Tarakan untuk dilakukan otopsi penyebab meninggalnya korban HS," kata Budi.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf Warsyim memastikan tewasnya Brigpol HS, pengawal pribadi Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara Inspektur Jenderal Polisi Daniel Aditya Jaya, akan diusut tuntas secara profesional dan transparan.

Yusuf saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (22/9) malam, mengatakan Kompolnas sudah melakukan penelusuran terkait peristiwa tersebut dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara).

"Sudah, sementara menunggu informasi lengkap dari polda (Kaltara) yang memeriksa, apa sebenarnya (yang terjadi), terutama autopsi yang dimaksud,"kata Yusuf.

Menurut Yusuf, pihak Polda Kaltara sudah bersikap responsif dan menyampaikan kepada publik soalkejadian meninggalnyaBrigpol HS di dalam kamarnya pada Jumat siang.

Untuk memastikan penanganan kasus berjalan secara profesional dan transparan, Kompolnas memantau langsung dan mendorong Kapolda Kaltara untuk turun langsung.

"Jadi,Kompolnas akan terus pantau, termasuk mendorong kapoldaturun langsung untuk memastikan proses penanganannya secara profesional dan responsif terhadap pihak keluarga," katanya.

Yusuf juga memastikan pihak Polda Kaltara sudah responsif dalam penanganan peristiwa tersebut.Kompolnas saat ini terus melakukan koordinasi dan komunikasi dari Jakarta.

Namun, tidak menutup kemungkinan Kompolnas turun langsung memantau ke Kaltara, seperti peristiwa meninggalnya siswa SPN Kemiling, Lampung, atas nama Advent Pratama Telaumbaunabeberapa waktu lalu.

Mengenai informasi yang menyebut Brigpol HS tewas karena bunuh diri, Yusuf mengatakan hal itu dapat dipastikan setelah ada hasil autopsi. "Kita tunggu hasil autopsi dulu," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolda KaltaraInspektur JenderalPolisiDaniel Aditya Jaya mengatakan Brigpol HS bertugas sebagai pengawal pribadi bukan ajudannya.

Ia mengatakan saat ini tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, BidangProfesi dan Pengamanan (Propam) serta Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kaltara sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kematian BrigpolHS.

"Kami dan jajaran Polda Kaltara berduka cita yang mendalam atas meninggalnya BrigpolHS. Korban ditemukan meninggal dunia di kamarnya,"kata Daniel.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan MasyarakatPolda Kaltara Komisaris Besar Polisi Budi Rachmat menegaskan bahwaBrigpol HS bukan meninggal karena bunuh diri.

"Bukan bunuh diri, dugaan sementara korban sedang membersihkan senjata api. Jadi, akibat kelalaian,"katanya.

JenazahBrigpol HS yang menjabat sebagai Banit 3 Subden 1 Den Gegana Satuan Brimob Polda Kaltararencananya diterbangkan kekampung halamannya di Semarang, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.

Ket. Foto: Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Polda Kaltara

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.