Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distribusi Pangan Murah Tanpa Biaya

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Distribusi Pangan Murah Tanpa Biaya Doc: ISTIMEWA
Ket. Spanduk berisi informasi kepada warga bahwa distribusi pangan murah bersubsidi tidak ada biayanya.

JAKARTA - Masyarakat perlu mendapat informasi bahwa pendistribusian pangan murah bersubsidi tidak dipungut biaya. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta bersamastakeholderterkait secara masif menginformasikannya lewat pemasangan spanduk-spanduk di sejumlah gerai.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan pemasangan spanduk berisi informasi kepada warga bahwa distribusi pangan murah bersubsidi tidak ada biayanya. "Dalam spanduk yang terpasang di sejumlah gerai tertera nomor telepon pengaduan bagi warga yang menemukan praktik pungutan liar dalam pendistribusian pangan murah bersubsidi," ujar Suharini Eliawati, dikutip jakartagoidJumat (22/9).

Dia memaparkan akan terus mematangkan rencana penambahan gerai distribusi penyaluran pangan bersubsidi guna mengurai kepadatan antrean penerima manfaat saat mengambil jatah. "Hingga kini, kami sudah memiliki 183 titik gerai pendistribusian pangan murah bersubsidi bagi warga Jakarta," paparnya.

Suharini menuturkan lokasi distribusi pangan murah Jakarta hingga Desember bertambah 50 persen. Lokasi distribusi pangan murah akan bertambah lagi pada tahun depan. "Untuk itu, kami berkoordinasi dengan stakeholderterkait guna memastikan penambahan gerai dengan sarana dan prasarana pendukung seperti mesin EDC Bank DKI dan alat pendingin untuk menyimpan daging beku," tuturnya.

Lebih jauh,Suharini menuturkan penambahan gerai dan pemasangan spanduk informasi sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI untuk meningkatkan layanan distribusi pangan murah bersubsidi. "Kami optimistis penambahan gerai dan pemasangan spanduk akan berdampak peningkatan kenyamanan penerima manfaat," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.