Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Boeing Kembangkan Senjata Pencegat Rudal Hipersonik

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 15:19 WIB | Oleh:
Boeing Kembangkan Senjata Pencegat Rudal Hipersonik Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi pencegat rudal hipersonik Glide Breaker sedang beraksi

CHICAGO - Boeing baru-baru ini telah ditunjuk oleh (Defense Advanced Research Projects Agency) DARPA untuk mengembangkan dan menguji teknologi prototipe pencegat rudal hipersonik di atmosfer bagian atas,sebagai bagian dari program Glide Breaker yang dijalankan selama empat tahun oleh badan penelitian pertahanan Amerika Serikat tersebut.

Dilansir oleh New Atlas, salah satu hal yang konstan dalam teknologi militer adalah adanya perlombaan senjata yang terus-menerus antara serangan dan pertahanan. Setiap kali teknologi penyerang baru ditemukan, teknologi pertahanan dikembangkan untuk mengalahkannya, dan sebaliknya.

Hal yang sama juga berlaku pada bidang rudal hipersonik yang sedang berkembang. Dengan kemampuan terbang hinggq kecepatan lima kali kecepatan suara, potensinya untuk merevolusi peperangan sangatlah besar.

Dengan kecepatan seperti itu, senjata ini dapat menembus pertahanan udara konvensional sebelum dapat dideteksi dan berlari lebih cepat dari sebagian besar rudal anti-pesawat kecuali dalam kondisi yang paling menguntungkan.

Oleh karena itu, DARPA dan lembaga lain di seluruh dunia mencari cara untuk mencegat senjata hipersonik. Dalam hal ini, program Glide Breaker bertugas mengembangkan teknologi untuk mengunci dan mencegat rudal hipersonik selama fase luncuran yang rentan ketika beberapa jenis kendaraan hipersonik mencapai kecepatan tertinggi dengan terbang ke ketinggian dan kemudian berakselerasi dengan bantuan gravitasi.

Untuk kontrak saat ini, Boeing akan mengerjakan analisis dinamika fluida komputasi dan pengujian terowongan angin pada prototipe Glide Breaker serta melakukan evaluasi efek interaksi jet aerodinamis selama pengujian penerbangan. Ini akan digunakan untuk pengembangan operasional pencegat fase luncur.

"Senjata hipersonik adalah salah satu ancaman paling berbahaya dan berkembang pesat yang dihadapi keamanan nasional," kata Direktur Eksekutif Boeing Phantom Works Advanced Weapons, Gil Griffin.

"Kami fokus pada pemahaman teknologi yang diperlukan untuk lebih mengembangkan kemampuan kontra-hipersonik negara kami dan mempertahankan diri dari ancaman di masa depan," ujarnya.

"Fase program Glide Breaker ini akan menentukan bagaimana faktor-faktor seperti aliran udara hipersonik dan penembakan jet pendorong untuk memandu kendaraan memengaruhi kinerja sistem pada kecepatan dan ketinggian ekstrem dalam lingkungan digital yang representatif," tambahnya.

"Kami beroperasi dengan teknologi terdepan dalam hal mencegat objek yang sangat cepat dalam lingkungan yang sangat dinamis," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.