Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama, Indonesia Lobi 23 Negara untuk Keanggotaan Dewan HAM PBB dan OECD

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama, Indonesia Lobi 23 Negara untuk Keanggotaan Dewan HAM PBB dan OECD Doc: ANTARA/HO-Kemlu
Ket. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan paparannya pada High-level Side Event: Global Solidarity with Afghan Women and Girls serta Women's Forum on Afghanistan, yang digelar di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (19/9/2023).

Jakarta - Perkuat kerja sama, Menteri Luar Negeri RetnoMarsudi melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan perwakilan dari 23 negara di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (19/9).

Retno menyebut pertemuan tersebut dilakukan untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia dalam Dewan HAM PBB dan keanggotaan di Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Sebanyak 23 negara yang dimintai dukungannya itu, antara lain Inggris, Jerman, Jepang, Swedia, Afrika Selatan, Denmark, Filipina, Mesir, Belanda, Australia, dan Malaysia.

"Dan dari semua yang kami temui, responsnya untuk kedua pencalonan (Indonesia di Dewan HAM PBB dan OECD) sangat positif," ujar Retno saat memberikan keterangan pers yang ditayangkan melalui akun YouTube MoFA Indonesia.

Indonesia kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa periode 2024-2026 dengan tema Kemitraan Inklusif untuk Kemanusiaan.

Pencalonan Indonesia secara resmi disampaikan Menlu Retno pada Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss pada akhir Februari lalu.

Indonesia telah lima kali menjadi anggota Dewan HAM PBB. Indonesia terakhir kali menjadi anggota pada periode 2020-2022, yang mewakili kawasan Asia-Pasifik.

Dewan HAM PBB yang bermarkas di Jenewa merupakan organisasiantarpemerintah di PBB yang bertanggung jawab untuk memperkuat kemajuan dan perlindungan HAM di seluruh dunia, menangani situasi pelanggaran HAM serta membuat rekomendasi terkait upaya pemajuan HAM.

Dewan HAM PBB terdiri atas 47 negara anggota PBB yang dipilih untuk masa jabatan tiga tahun. Afrika dan Asia Pasifik diwakili masing-masing 13 negara. Amerika Selatan dan Karibia diwakili delapan negara. Sementara Eropa Timur diwakili enam negara. Adapun wilayah lainnya diwakili tujuh negara.

Sementara itu, OECD merupakan organisasi internasional yang bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi dan pembangunan antara negara-negara di dunia. OECD terdiri atas 38 negara yang mayoritas anggotanya adalah negara-negara dengan pendapatan per kapita yang relatif tinggi dan dikategorikan sebagai negara maju.

Indonesia meyakini dengan bergabung di OECD dapat membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah ataumiddle income trapserta mencapai tujuan untuk menjadi negara maju.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.