Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bumi Makin Panas, Sekjen PBB: Krisis Iklim telah 'Membuka Pintu Neraka'

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ada beberapa titik terang. Kanselir Jerman Olaf Scholz memuji komitmen negaranya sebesar 2 miliar euro (2,1 miliar dolar AS) untuk mendanai aksi iklim di negara-negara berkembang. Sementara Brazil mengatakan negaranya akan mencapai nihil deforestasi di Amazon pada 2030 - sebuah kebalikan besar dari kebijakan presiden sebelumnya, Jair Bolsonaro.

"Langkah-langkah kecil yang ditawarkan negara-negara ini disambut baik, namun mereka seperti mencoba memadamkan api dengan selang yang bocor," kata David Waskow dari World Resources Institute. "Terlalu banyak pemain kunci yang tidak mengambil langkah," katanya

Masalah uang telah lama menjadi kendala dalam aksi iklim. Negara-negara maju, yang bertanggung jawab atas emisi terbesar dalam sejarah, berjanji pada 2009 akan menyalurkan 100 miliar dolar AS per tahun ke negara-negara kurang berkembang pada 2020 - janji yang masih belum terpenuhi.

Sementara itu, dana "kerugian dan kerusakan" untuk membantu negara-negara yang paling terkena dampak perubahan iklim masih belum dioperasionalkan.

Presiden Kenya William Ruto menyerukan pajak universal atas perdagangan bahan bakar fosil untuk menutup kesenjangan fiskal, dan menambahkan: "Baik Afrika maupun negara berkembang tidak membutuhkan amal atau bantuan... Yang kita butuhkan adalah keadilan."

Perdana Menteri Mia Mottley dari Barbados mendesak dunia untuk menganggap krisis iklim dan pendanaan yang diperlukan untuk menyelesaikannya sama seriusnya dengan konflik di Ukraina.

Seberapa cepat membersihkan perekonomian global dari minyak, gas, dan batu bara, akan menjadi perdebatan sengit dalam perundingan dua minggu COP28 di Dubai yang dimulai pada akhir November. Hampir 200 negara akan ambil bagian dalam pertemuan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.