Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Beras Kepada 5.687 KPM

📅 Rabu, 20 Sep 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Gunungkidul Salurkan Bantuan Beras Kepada 5.687 KPM Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyerahkan bantuan beras kepada keluarga kurang mampu di Saptosari.

Gunungkidul - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap II tahun 2023 kepada 5.687 keluarga penerima manfaat (KPM) di tujuh desa/kalurahan, Kecamatan/Kapanewon Saptosari.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Gunungkidul, Selasa, mengatakan penyaluran bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu untuk membantu masyarakat kurang mampu di seluruh Kabupaten Gunungkidul.

"Manfaatkan bantuan beras ini sebaik mungkin. Dimasak dan dikonsumsi, jangan ditimbun atau malah dijual," kata Sunaryanta.

Ia juga mengatakan distribusi bantuan tahap II ini penyalurannya sangat tepat, karena menjelang musim tanam serta di tengah lonjakan harga beras di sejumlah pasar di Gunungkidul.

"Saya berharap bantuan ini membawa semangat untuk berusaha tentunya demi kesejahteraan keluarga masing-masing," katanya.

Bupati mengemukakan Kapanewon Saptosari mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 5.687 keluarga penerima manfaat (KPM). Dengan rincian Kalurahan Jetis 676 KPM, Kanigoro 1.072 KPM, Kepek 880 KPM, Krambilsawit 916 KPM, Monggol 710 KPM, Ngloro 457 KPM, dan Planjan 976 KPM.

"Bantuan serupa juga akan diberikan Oktober dan November, mudah- mudahan distribusi lancar tidak ada kendala di lapangan," katanya.

Salah satu penerima manfaat Kamiyem (54) mengatakan bantuan yang diberikan ini sangat membantu dan bermanfaat. Utamanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga Jetis ini berharap bantuan bisa ditingkatkan dari jumlah saat ini sebanyak 10 kilogram menjadi 25 kilogram.

"Ya harapan kami jumlahnya ditingkatkan. Saat ini harga beras sangat mahal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.