Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Usul Siswa SLB Diberi Keterampilan 'Life Skill' agar Bisa Mandiri

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Usul Siswa SLB Diberi Keterampilan 'Life Skill' agar Bisa Mandiri Doc: KORAN JAKARTA/ISTIMEWA
Ket. Menteri Sosial Tri Rismaharini.

JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan Kementerian Sosial berkomitmen kuat memenuhi hak dan perlindungan bagi penyandang disabilitas. Kemensos menyatakan siap memperkuat peran kelembagaan Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui kerja sama dengan kementerian terkait.

Persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas, termasuk peran SLB, cukup kompleks dan banyak tantangan. Oleh karena itu, Mensos mengusulkan adanya kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Agama.

Kerja sama diharapkan meningkatkan efektivitas pengembangan kapasitas siswa SLB. "Terus terang, saya tidak di tataran mengambil alih karena pasti biayanya sangat besar. Tapi, pada bidang-bidang tertentu, misalkan life skill (keterampilan), kami bisa bantu, Kemensos bisa turun di situ. Jadi, di sekolah, selain dia belajar seperti anak-anak lain, ada life skill juga yang kita bisa berikan," kata Mensos di Jakarta, Senin (18/9).

Wacana ini mengemuka saat agenda rapat kerja Mensos Risma bersama Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Kamis (14/9). Mensos sempat mengutarakan maksud ingin berdiskusi dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait penanganan anak-anak di SLB.

Topik ini disampaikan anggota Komisi VIII DPR Nanang Samodra di raker. Anggota Fraksi Demokrat ini menguraikan tantangan pemenuhan kebutuhan penyandang disabilitas di Kabupaten Lombok Utara.

Atas pernyataan itu, Mensos juga memiliki pandangan senada. Ia berpendapat, penyandang disabilitas memiliki kebutuhan khusus yang dalam tataran tertentu, membutuhkan pendekatan spesifik. Usulannya untuk bekerja sama dengan kementerian terkait dimaksudkan untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dan hak-hak mereka.

Namun, lantaran Kemensos tidak bisa masuk sampai ke ranah pendidikan, Mensos mengatakan pihaknya akan membantu mendampingi anak sesuai kebutuhan disabilitasnya. Risma berniat memasukkan kurikulum yang mengajarkan siswa disabilitas agar lebih mandiri dan mendampingi mereka hingga berdaya ketika lulus pendidikan.

"Saya ingin anak-anak di SLB itu, saat dia keluar (lulus pendidikan), dia punya keterampilan, bagaimana mereka bisa mandiri, minimal untuk kegiatan dia sendiri. Sebab, penanganan terhadap setiap anak berbeda, mereka memerlukan treatment masing-masing, tidak bisa disamaratakan," ujarnya.

Jika dibandingkan dengan penanganan Sentra/Sentra Terpadu milik Kemensos, lanjutnya, anak-anak penyandang disabilitas yang putus sekolah atau tidak melanjutkan sekolah telah dilatih keterampilannya sebagai bekal melanjutkan hidup.

Sehingga terkait kerja sama ini, Mensos berfokus pada upaya penanganan anak-anak disabilitas agar lebih maksimal lagi.

"Karena sebetulnya, kalau kita tangani dengan benar, banyak dari mereka yang berdaya. Kita banyak contohnya, yang kita ajari activity daily living-nya, kita latih life skill-nya hingga mereka berdaya dan mampu melanjutkan hidup dari hasil mengembangkan kapasitasnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.