Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa RI di Luar Negeri Harus Cerdas dan Toleran

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 01:48 WIB | Oleh:
Mahasiswa RI di Luar Negeri Harus Cerdas dan Toleran Doc: istimewa

SHANGHAI - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berpesan kepada para mahasiswa yang sedang belajar di luar negeri, khususnya Tiongkok harus memahami berbagai pandangan dan pemikiran agar tidak hanya sempurna secara akademik tapi juga toleran dan cerdas serta berwawasan luas.

"Selagi berada di luar negeri, mahasiwa harus memahami berbagai pandangan dan pemikiran agar tidak hanya sempurna secara akademik tapi juga toleran dan berwawasan luas," kata Wapres Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan mahasiswa dalam "Dialog Kebangsaan" di Shanghai, Tiongkok, Senin (18/9).

Dialog itu dihadiri sekitar 200 diaspora Indonesia yang berdomisili di Shanghai dan mahasiswa Indonesia di kota tersebut. Wapres Ma'ruf didampingi Wury Ma'ruf Amin, Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun, dan Sih Elsiwi Handayani Oratmangun.

Seperti dikutip dari Antara, Wapres mengingatkan para mahasiswa di luar negeri jangan lupa berterima kasih kepada lingkungan Anda. Para mahasiswa harus berinteraksi dengan baik, membangun jejaring sesama pelajar dan mahasiwa internasional, termasuk dengan masyarakat Indonesia di sini.

Secara khusus Wapres meminta agar para mahasiswa yang ada di Tiongkok agar tidak berlama-lama tinggal di luar negeri.

"Kalau mau terus S3, teruskan, itu lebih bagus, baru pulang ke Indonesia, kalau mau kerja sebentar cari pengalaman boleh, jangan keterusan. Indonesia masih membutuhkan orang-orang pintar seperti Anda," kata Ma'ruf.

Selesai Tepat Waktu

Secara khusus Wapres meminta para mahasiswa yang tengah belajar di luar negeri bisa menggunakan waktu dengan efektif agar studinya bisa selesai tepat waktu.

"Gunakan waktu sebaik-baiknya sebagai mahasiswa sehingga studinya tepat waktu, jangan jadi mahasiswa abadi, selesaikan tepat waktu kemudian kembali ke Indonesia," tambah Ma'ruf menjawab pertanyaan mahasiswa bernama Andrew Budi Utomo di Shanghai.

Wapres mengungkapkan pemerintah sedang mencari anak-anak berilmu pengetahuan dan bekerja di luar negeri.

"Indonesia mendorong anak-anaknya untuk belajar di mana pun, di negeri mana pun dan Tiongkok adalah salah satu yang kita harapkan karena banyak mahasiswa Indonesia berada di Tiongkok, apalagi Tiongkok salah satu negara yang maju di bidang bisnis, teknologi dan sebagainya," kata Ma'ruf.

Bagi umat Muslim, kata Wapres, tidak asing dengan sabda Nabi Muhammad "Tuntutlah ilmu sampai ke negara Tiongkok" sekitar 1.400 tahun lalu.

"Kok menyuruh umatnya mencari ilmu ke negara Tiongkok? Pasti bukan ilmu agama, tapi ilmu pembangunan, ilmu kemajuan, kalau agama tentu katanya 'mencari ilmulah kamu walaupun sampai ke Mesir' tapi Nabi bilang 'Carilah ilmu walaupun sampai ke negeri Tiongkok', berarti dianjurkan cari ilmu di Tiongkok dan Tiongkok sekarang mengalami kemajuan dan yang menjadi mitra strategis Indonesia," papar Ma'ruf.

Dia berpesan agar pelajar Indonesia berhati-hati menerima informasi menjelang pemilu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.