Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas, Kanada Tunda Misi Dagang ke India Setelah Trudeau Ditegur Modi

📅 Senin, 18 Sep 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas, Kanada Tunda Misi Dagang ke India Setelah Trudeau Ditegur Modi Doc: Antara/Anadolu
Ket. Bendera Kanada.

Trenton - Memanas, Kanada menunda misi dagangke India tanpa alasan, tetapi perdana menteri kedua negara tersebut sempat bersitegang pada KTT G20 baru-baru ini di New Delhi soal demonstrasi komunitas separatis Sikh di Kanada.

Di situs web komisi perdagangan Kanada, Menteri Perdagangan Internasional Mary Ng yang akan memimpin delegasi Kanada menyatakan bahwa perjalanan yang dijadwalkan pada 9 Oktober itu penting sebagai strategi untuk memperluas perdagangan Kanada di kawasan Indo-Pasifik.

"Acara ini ditunda," demikian pesan singkat yang tertulis di situs web itu pada Jumat, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Hubungan kedua negara telah menegang akhir-akhir ini, termasuk ketika PM Kanada Justin Trudeau dan timpalannya dari India, Narendra Modi,berdebat pada KTT G20 akhir pekan lalu di New Delhi.

Sebelum berangkat ke KTT, Trudeau mengatakan bahwa dia akan menyampaikan kekhawatirannya terkait campur tangan India di Kanada.

India sendiri telah lama mengkritik aksi protes komunitas Sikh di Kanada. Komunitas itu ingin menguasai wilayah Punjab di India untuk mendirikan negara sendiri.

Pada KTT G20 pekan lalu, Modi menegur Trudeau karena mengizinkan aksi protes separatis Sikh di Kanada. Trudeau membalasnya dengan mengatakan kebebasan berbicara selalu dilindungi di Kanada.

Namun, perselisihan keduanya kian memanas. DiplomatIndia untuk Kanada mengatakan dua pekan lalu bahwa Ottawa telah menunda perundingan perdagangan.

India telah lama mengeluh bahwa kelompok Sikh di Kanada, yang mendukung kemerdekaan negara bagian Punjab, telah merusak keamanan nasional New Delhi.

Meskipun misi dagang India ditunda, kunjungan Kanada ke enam negara, termasuk Vietnam dan China, masih menjadi agenda pada Oktober.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.