Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pratikno: Festival LIKE Selamatkan Lingkungan, Sejahterakan Petani

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 13:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pratikno: Festival LIKE Selamatkan Lingkungan, Sejahterakan Petani Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Menteri Sekretaris Negara RI Pratikno (kiri) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar (kanan) pada pembukaan festival LIKE di Indonesia Arena Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (16/9/2023).

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara RI Pratikno menyatakan bahwa festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, dan Energi Baru Terbarukan (EBT) atau LIKE 2023 yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), selain menjadi ajang untuk menyelamatkan lingkungan, juga bisa menyejahterakan petani.

"LIKE ini di satu sisi kita bisa memecahkan masalah lingkungan, dan di saat yang sama juga menyejahterakan petani, peternak, dan masyarakat pesisir," kata Pratikno di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (16/9).

Ia menyebutkan, festival LIKE yang diselenggarakan pada 16-18 September 2023 ini sekaligus mempersiapkan Indonesia untuk menghadiri Konvensi Rangka Kerja Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Perubahan Iklim atau Conference of the Parties (COP) ke-28 di Dubai, dimana Indonesia mendirikan paviliun untuk menampilkan aksi nyata yang telah dilakukan dalam menangani perubahan iklim.

Pratikno juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo akan menghadiri langsung puncak festival LIKE ini pada Senin (18/9) mendatang dan berdiskusi dengan para pegiat lingkungan.



"LIKE ini menjadi momentum, untuk mendorong perusahaan dan industri agar turut berperan untuk momentum lingkungan berkelanjutan dan pertumbuhan yang inklusif," ujar dia.

Ia juga menegaskan betapa sulitnya dampak dari pengelolaan lingkungan yang buruk terhadap masa depan Bangsa Indonesia.

"Kita sudah merasakan betul dampak dari pengelolaan lingkungan yang tidak baik, beberapa hari yang lalu kita merasakan polusi udara di Jakarta, masyarakat pedesaan juga mengalami kebanjiran, beberapa kekeringan, dan dunia juga sedang menghadapi krisis pangan," tuturnya.Sementara, Ketua Panitia Festival LIKE KLHK Agus Justianto menjelaskan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai penyampaian informasi kepada publik atas rangkuman kerja-kerja langkah korektif Presiden Joko Widodo di bidang lingkungan, iklim, kehutanan, dan EBT.

"Di festival ini bisa kita saksikan hasil-hasil kerja nyata di bidang lingkungan hidup dalam dua tahun ke belakang, utamanya dari kementerian/lembaga, dan perusahaan yang berkomitmen menciptakan iklim berusaha yang berkelanjutan," kata Agus.Festival LIKE, imbuhnya, dibagi ke dalam empat zona, yaitu zona biru untuk komitmen energi baru terbarukan, zona hijau untuk Indonesia FOLU Net Sink 2030, zona kuning untuk inovasi pemulihan lingkungan, dan zona ungu untuk masyarakat sejarah alam lestari.

Beberapa prinsip pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang ditekankan pada festival ini salah satunya yakni keberpihakan kepada masyarakat, melalui upaya pengendalian lingkungan dengan menjaga kawasan konservasi, meningkatkan produktivitas dunia usaha, dan prinsip pengolahan sumber daya untuk EBT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.