Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perusahaan Energi Denmark Targetkan Proyek Tenaga Angin 600 MW Rampung 2023

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 17:56 WIB | Oleh:
Perusahaan Energi Denmark Targetkan Proyek Tenaga Angin 600 MW Rampung 2023 Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Pengembang energi terbarukan asal Denmark, European Energy A/S, menargetkan untuk menyambungkan ke jaringan listrik dengan total kapasitas pembangkit listrik tenaga angin sebesar 600 MW pada tahun ini, setelah berhasil menggaet lebih dari 400 MW, demikian diumumkan oleh perusahaan tersebut pada hari Kamis.

Untuk lebih jelasnya, European Energy telah menyelesaikan 432,7 MW proyek-proyek tenaga angin di beberapa negara, termasuk Jerman, Swedia, Polandia, Brasil, Belanda, dan Lithuania. Secara keseluruhan, turbin-turbin mereka dapat menghasilkan sekitar 1.450 GWh listrik per tahun, setara dengan konsumsi tahunan sekitar 380.000 rumah di Eropa.

Perusahaan saat ini sedang memasang 171,8 MW tambahan pembangkit listrik tenaga angin yang akan diselesaikan pada akhir tahun ini, termasuk: Grevekulla & Skaramala dengan total 85,2 MW di Swedia; Vier Berge II 12,6 MW di Jerman; bagian 65 MW dari 78 MW Rokiskis di Lithuania; dan Debsko 8 MW di Polandia.

Sebagai informasi, pembangkit listrik tenaga angin adalah infrastruktur yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik dari angin. Ini dilakukan dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin yang memiliki bilah-bilah besar yang diputar oleh angin.

Ketika angin menggerakkan bilah-bilah ini, rotor turbin menggerakkan generator, yang kemudian mengubah energi mekanik dari angin menjadi energi listrik. Pembangkit listrik tenaga angin dapat berbentuk tunggal, seperti kincir angin skala kecil yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, atau berbentuk ladang angin yang terdiri dari sejumlah besar turbin angin yang terhubung ke jaringan listrik utama.

Keuntungan utama dari pembangkit listrik tenaga angin adalah bahwa mereka menggunakan sumber energi yang dapat diperbaharui dan bersih, yaitu angin. Ini berarti tidak ada emisi gas rumah kaca atau polutan lain yang dihasilkan selama proses pembangkitan energi, sehingga membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, pembangkit listrik tenaga angin juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan dapat berperan dalam mitigasi perubahan iklim.

Namun, pembangkit listrik tenaga angin juga memiliki tantangan, termasuk fluktuasi dalam produksi energi yang tergantung pada kecepatan dan arah angin, serta dampak visual dan lingkungan ketika didirikan di wilayah pedesaan atau pantai. Meskipun demikian, dengan teknologi yang terus berkembang dan peningkatan dalam kapasitas penyimpanan energi, pembangkit listrik tenaga angin terus menjadi bagian penting dari portofolio energi bersih dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.