Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Kelompok Tari Saman dari Sekolah Indonesia Meriahkan Acara Budaya Singapura

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Kelompok Tari Saman dari Sekolah Indonesia Meriahkan Acara Budaya Singapura Doc: ANTARA/HO-KBRI Singapura
Ket. Kelompok tari saman dari Sekolah Indonesia Singapura mewakili pertunjukan seni budaya Indonesia dan memeriahkan acara budaya Ignite Integrate Shape (IIS) yang diadakan di Claymore Connect di Orchad Road Singapura pada Kamis (14/9/2023).

Jakarta - Membanggakan, kelompok tari saman dari Sekolah Indonesia Singapura mewakili pertunjukan seni budaya Indonesia dan memeriahkan acara budaya Ignite Integrate Shape (IIS) yang diadakan di Claymore Connect di Orchad Road Singapura pada Kamis (14/9).

"Acara ini menjadi penanda bahwa budaya Indonesia juga menjadi elemen penting dalam dinamika masyarakat Singapura," kata Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa penuh Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo dalam sambutannya, sebagaimana rilis pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dubes Suryo menyatakan kebanggaannya terhadap penampilan seni budaya Indonesia yang menjadi pembuka acara IIS.

Ia mengatakan bahwa Singapura secara geografis dan sosio historis menjadi tempat membaurnya beragam budaya Asia, terutama India, China dan melayu. Tiga etnis tersebut menjadi pilar keberagaman masyarakat Singapura.

Untuk itu, ia menilai kontribusi masyarakat Indonesia terhadap kemajemukan di Singapura menjadi sangat penting.

"Ada sekitar 250 ribu warga negara Indonesia di Singapura dengan membawa keberagaman budayanya masing-masing. Artinya kontribusi masyarakat Indonesia dalam kemajemukan Singapura juga sangat penting," katanya.

Penyelenggaraan IISdidukung oleh Kementerian Kebudayaan, Komunitas dan Pemuda Singapura serta Dewan Integrasi Nasional dan diselenggarakan oleh Asosiasi Bisnis Indonesia-Singapura dan the Young SEAkers Singapura.

Acara itu disebutkan akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 30 september 2023.

Sementara itu, kelompok tari saman SIS disebutkan menjadi bagian penting dari perjalanan Sekolah Indonesia Singapura karena regenerasi penarinya dilakukan secara otodidak oleh para siswa kepada adik-adik kelasnya.

Mereka telah tampil di beragam acara nasional hingga internasional yang digelar oleh pemerintah Singapura.

"Anak-anak SIS berlatih serius setiap minggu untuk memastikan semua gerak dalam tarian ini dilakukan secara benar," kata Kepala Sekolah Indonesia Singapura Yenny Dwi Maria.

Kelompok tersebut terdiri dari dua grup, grup senior dan junior yang tampil bergantian dan melakukan proses regenerasi sekaligus melatih adik-adik kelas mereka secara simultan.

Penampilan tari saman SIS tersebut juga dinilai menjadi penguat eksistensi SIS di Singapura. "Selain menjadi ruang akademik, SIS juga menjadi duta budaya Indonesia di Singapura," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura IGAK Satrya Wibawa.

Kekuatan budaya itu dinilai menjadi salah satu daya tarik SIS bagi sekolah lokal untuk menjadi sister school atau mitra kolaborasi, misalnya dengan Victoria School, Raffles Institute, Dulwich International School dan beberapa sekolah lainnya.

"Saat ini juga akan dilaksanakan penguatan aspek kebudayaan dengan pelatihan beberapa tari tradisional untuk anak-anak SIS mulai pada kelas satu SD," kata Satrya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.