Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Covid-19 Tanpa Hiraukan Jenisnya

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 18:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada Covid-19 Tanpa Hiraukan Jenisnya Doc: ANTARA/Instagram-Kemenkes
Ket. Tangkapan layar Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Ngabila Salama, dalam acara gelar wicara terkait subvarian Covid-19 omicron pirola, yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (15/9/2023).

Jakarta - Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Ngabila Salama mengimbau masyarakat tetap waspada Covid-19 tanpa harus menghiraukan jenisnya.

"Gakusah pedulikan kena varian jenis apa, COVID ya COVID saja, tata laksananya sama, isolasi mandiri tiga hari," katanya dalam acara gelar wicara terkait subvarian Covid-19 Omicron Pirola, yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Ngabila mengatakan pengetahuan terhadap subvarian baru Covid-19 tidak harus diketahui oleh masyarakat, karena memiliki gejala yang sama seperti Covid-19 subvarian sebelumnya.

Namun, lanjutnya, subvarian baru Covid-19 penting untuk diketahui bagi pemangku kebijakan seperti Kemenkes untuk dapat memprediksikan puncak dan akhir kasus, serta dampak yang dapat ditimbulkan.

"Karena sejak adanyagenome sequencing, kita bisa memprediksi puncak dan akhir gelombang kasus dandamageyang ditimbulkannya," ujar Ngabilayang juga Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta itu.

Contohnya, kata dia, dalam kasus subvarian Omicron Pirola ini, Kemenkes dapat mengetahui riwayat jejaknya dari hasil tes PCR yang dipadukan dengangenome sequencing. Kemudian jika tidak terdapat riwayat bepergian ke luar negeri, sambungnya, berarti virus tersebut merupakan kasus transmisi lokal.

"Kalau pernah ke luar negeri, berarti kasus impor (imported cases)," ujarnya.

Oleh karena ituNgabila mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap virus Covid-19 meskipun sudah tidak dalam fase pandemi.

Ia juga mengimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta melakukan tes PCR di puskesmas terdekat jika melakukan kontak dengan seseorang yang terkonfirmasi terkena virus Covid-19.

"Jangan lupa untuk melengkapi dosis vaksin, meskipun vaksinasi tidak mencegah penyakit, tapi vaksinasi mencegah dari keparahan dan kematian akibat Covid-19," kata Ngabila Salama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.