Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kebakaran Hutan, Polres Bangka Tengah Gelar Rapat Lintas Sektoral Antisipasi Karhutla

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kebakaran Hutan, Polres Bangka Tengah Gelar Rapat Lintas Sektoral Antisipasi Karhutla Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Polres Bangka Tengah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral membahas karhutla, Kamis (14/9).

Koba - Cegah kebakaran hutan, Kepolisian Resor Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

"Kami menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama pemerintah daerah, pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan TNI membahas upaya antisipasi karhutla," kata Kapolres Bangka Tengah AKBP Dwi Budi Murtiono di Koba, Kamis.

Ia menjelaskan, dalam musim kemarau saat ini pihaknya dituntut untuk melakukan penanganan jika terdeteksi titik panas dan mendatangi lokasi serta melakukan verifikasi.

"Ini kami lakukan untuk memastikan apakah titik panas itu betul disebabkan karhutla atau dipicu oleh penyebab yang lain," ujarnya.

Polres Bangka Tengah melalui aplikasi yang ada akan terus memperbarui data titik panas setiap hari untuk dapat ditindaklanjuti.

"Pastinya kami terus perbarui di grup kami tentang titik api yang ada di Kabupaten Bangka Tengah," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini laporan yang masuk di grup Whatsapp terdeteksi sembilan titik panas di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

"Ini kami tindak lanjuti dan antisipasi untuk menghindari kebakaran hutan dan lahan dalam skala luas," ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Tengah Ari Yanuar Prihatin mengatakan penanganan karhutla perlu kerja sama yang baik antarpemangku kepentingan, sehingga perlu rapat koordinasi lintas sektoral.

"Kami mengapresiasi Polres Bangka Tengah atas kegiatan ini, karena penanganan karhutlamenjadi prioritas dalammusim kemarau," ujarnya.

Pemkab Bangka Tengah sebelumnya telah melakukan langkah pencegahan dengan melakukan pemasangan spanduk larangan membakarlahan dan hutan di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

"Kami sebenarnya telah mengeluarkan surat edaran tentang penanganan musim kemarau yang berkepanjangan ini, khususnya tentang pemasalahan karhutla," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.