Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Api di Bukit Teletubies telah Padam, Wisatawan dapat Menikmati Pemandangan Gunung Bromo dari Seruni Point

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 22:31 WIB | Oleh:
Api di Bukit Teletubies telah Padam, Wisatawan dapat Menikmati Pemandangan Gunung Bromo dari Seruni Point Doc: Istimewa
Ket. Lokasi wisata Seruni Point di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Area Pegunungan, Keduwung, Probolinggo, Jawa Timur.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (15/9) memastikan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies, Gunung Bromo, di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, telah padam.

Dia juga mengatakan bahwa api yang menyala pada tiga lokasi lainnya, Gunung Ijen, Gunung Arjuno, dan Gunung Welirang juga telah berhasil diatasi atau dipadamkan.

"Musim kemarau menyebabkan lahan mudah terbakar. Di Jawa Timur ada sejumlah lokasi kebakaran hutan dan lahan," tuturnya.

"Gunung Arjuno, Gunung Ijen, Gunung Welirang dan Bukit Teletubbies Gunung Bromo hari ini sudah padam," ujarnya usai
peletakan batu pertama Plaza Airlangga di Kampus C, Universitas Airlangga, Surabaya.

Khofifah menjelaskan, meskipun bencana karhutla telah usai, ia meminta helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang selama ini digunakan untuk melakukan pemadaman dari udara tetap berada di lokasi.

"Tapi kami minta helikopter BNPB tetap stand-by karena untuk berjaga-jaga jika titik api muncul kembali," ungkapnya.

Dia menambahkan, pembukaan secara penuh kawasan wisata Gunung Bromo adalah sepenuhnya berada pada alai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Masih menunggu keputusan bb tnbts. namun untuk seruni point di gunung bromo tetap dibuka untuk wisatawan," ujar dia.

Sebelumnya, Balai Besar TNBTS mencatat bahwa luas area yang terbakar di kawasan Bukit Teletubies mencapai sekitar 500 hektare. Namun Balai Besar TNBTS belum bisa menyebut secara detil nilai kerugian akibat kebakaran yang terjadi sejak 6 September 2023 lalu itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.