Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren dan Kreatif, Napi Lapas Pohuwato Ubah Tali Plastik Bekas Jadi Kerajinan Tangan

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren dan Kreatif, Napi Lapas Pohuwato Ubah Tali Plastik Bekas Jadi Kerajinan Tangan Doc: ANTARA/HO-Lapas Pohuwato
Ket. Seorang narapidana membuat kerajinan tangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato, Gorontalo.

Pohuwato - Keren dan kreatif, narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato, UPT Kantor wilayah (Kanwil) Kemenkumham Provinsi Gorontalo mengubah tali plastik bekas menjadi kerajinan tangan.

Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pohuwato Fery Utiarahman di Gorontalo, Selasa mengatakan kerajinan tangan yang dihasilkan yaitu produk tas.

"Narapidana bekerja keras selama beberapa pekan untuk mengumpulkan tali plastik bekas dari berbagai sumber, seperti kantin Lapas dan sumbangan dari masyarakat," ucap Fery.

Ia menjelaskan bahwa kerajinan tangan tas dari tali plastik itu merupakan hasil kolaborasi antara narapidana dengan para petugas Lapas yang memiliki minat dalam seni dan kerajinan tangan.

Fery mengatakan, setelah bahan dikumpulkan, narapidana dan petugas Lapas mulai merancang dan memproduksi tas dengan bentuk menarik serta memiliki daya tahan yang kuat. Setiap tas memiliki desain yang unik dan menarik, dengan berbagai ukuran dan warna yang berbeda.

"Mereka menggabungkan keterampilan mereka dalam merajut dan menjahit untuk menciptakan karya seni yang luar biasa," ujar dia.

Tak hanya itu, karya seni tas dari tali plastik tersebut nantinya akan dipamerkan dalam sebuah pameran seni yang diadakan di wilayah Provinsi Gorontalo pekan depan.

"Pameran ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada narapidana lainnya untuk mengekspresikan bakat mereka melalui seni dan kerajinan tangan," harap dia.

Sementara itu, Plh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pohuwato Wahyu Nurhayanto mengungkapkan, ini bukan hanya tentang menciptakan karya seni yang indah, tetapi juga tentang memberikan pelajaran kepada narapidana tentang keterampilan yang dapat berguna untuk masa depan mereka setelah bebas.

"Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat membantu narapidana untuk belajar keterampilan baru dan mempersiapkan mereka untuk reintegrasi ke dalam masyarakat," ucap Wahyu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.