Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontribusi PHE Terhadap Listing Minyak Capai 67 Persen

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 11:32 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kontribusi PHE Terhadap Listing Minyak Capai 67 Persen Doc: ANTARA/HO-Subholding Upstream Pertamina
Ket. Ilustrasi - Pegawai PHE di salah satu blok migas.

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat berhasil mencapai produksi melebihi 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) selama dua tahun menjadi subholding upstream (hulu) Pertamina. Hal itu tercapai berkat optimalisasi dari 42 blok migas yang dikelola.

"Kami sangat bersyukur selama dua tahun menjadi subholding upstream, kami berhasil mencapai produksi melebihi 1 juta BOEPD atau sebesar 1.047 MBOEPD dari 42 blok migas yang kami kelola per hari ini. Kontribusi nasional PHE juga semakin signifikan atas lifting minyak sebesar 67 persen dan lifting gas sebesar 31 persen," ucap Corporate Secretary PHE Arya Dwi Paramita dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/9).

PHE selaku Subholding Upstream Pertamina telah dua tahun menjalankan peran sebagai koordinator wilayah kerja hulu migas Pertamina tepat pada September 2023. Dalam dua tahun perjalanannya, PHE mencatat kinerja positif atas kontribusi pertumbuhan produksi migas pada 2022 sebesar 7,89 persen berbanding pada 2021 serta laba bersih sebesar 4,67 miliar dollar AS di 2022.

Hingga saat ini kata Arya, PHE berhasil merealisasikan pengeboran 431 sumur pengembangan, 442 workover (kerja ulang pindah lapisan), dan 18.514 well services (reparasi sumur).

Selain itu, perusahaan juha mengelola berbagai proyek besar seperti Optimasi Pengembangan Lanjutan Lapangan (OPLL) Mahakam, OPLL Sanga Sanga, Pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru, dan secondary recovery (pengurasan tahap lanjut) metode waterflood.

Dalam bidang eksplorasi, perusahaan juga mencapai success ratio (rasio keberhasilan) sebesar 100 persen dengan total temuan sumber daya 2C sebesar 118 MMBOE (juta barel minyak ekuivalen). Pada 2022, PHE berhasil mendapatkan temuan sumber daya 2C sebesar 345,4 MMBOE.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.