Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, 30 Pengedar Narkotika Ditangkap

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, 30 Pengedar Narkotika Ditangkap Doc: ANTARA/Rolandus Nampu
Ket. Polisi menggiring para tersangka pengedar narkotika hasil pengungkapan selama bulan Agustus di Denpasar, Bali, Senin (11/9/2023).

Denpasar - Banyak sekali, Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar, Bali, menangkap dan menetapkan sebanyak 30 tersangka yang berperan sebagai pengedar narkotika selama bulan Agustus 2023.

"Jumlah kasus yang diungkap selama bulan Agustus 2023 adalah 27 kasus di mana tersangka yang diamankan sebanyak 30 orang, 26 di antaranya laki-laki dan empat orang perempuan," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar AKBP I Wayan Jiartana saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Senin.

Jiartana menyatakan jumlah barang bukti yang diamankanSatres Narkoba Polresta Denpasar dari pengungkapan kasus tersebut adalah sabu seberat 521,09 gram, ganja 3,48 gram, ekstasi 50 butir (19,14 gram), dan tembakau sintetis seberat 10,41 gram.

Dari 30 pengedar tersebut, tiga orang melakukan kesalahan berulang/residivis, yakni Kadek Pramana yang terlibat kasus narkoba tahun 2020, Nyoman Sri Budining terlibat narkoba tahun 2021, dan Dewa Ketut Matra Yasaterlibat pencurian besi tahun 2011.

Menurut dia, para pengedar yang terlibat dalam jual beli barang terlarang tersebut rata-rata memiliki motif sama, yakni karena alasan ekonomi. Dari 27 pengungkapan kasus tersebut, ada delapan kasus yang mencolok dengan barang bukti narkotika cukup besar yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Denpasar.

Jiartana mengatakan dari pengungkapan tersebut, Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan generasi muda sebanyak 10 ribu jiwa dari bahaya penggunaan narkotika.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar Komisaris Polisi Mirza Gunawan menyatakan peredaran narkotika di Bali didominasi jaringan luar Bali dengan metode pengiriman melalui jalur darat.

"Jalur yang dipakai masih didominasi jalur darat. Yang lain masih belum terlalu tampak. Barang dari luar Bali di mana di sini mereka hanya mengedarkan saja. Mereka juga disuruh," kata dia.

Menurut Gunawan, peredaran narkoba di Bali saat ini sudah menyasar berbagai kalangan tanpa terkecuali dengan modus beranekaragam.

"Sekarang ini kita tidak bisa memilah mengedarkan ke siapa yang jelas sudah menyasar ke seluruh lapisan masyarakat sehingga masyarakat dimintalebih peka terhadap sesama keluarganya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.