Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tak Ada Korban Jiwa, BNPB: Pengungsi Gempa Donggala Mulai Kembali ke Rumah

📅 Senin, 11 Sep 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tak Ada Korban Jiwa, BNPB: Pengungsi Gempa Donggala Mulai Kembali ke Rumah Doc: ANTARA/HO-BPBD Donggala
Ket. Sejumlah warga mengungsi setelah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (9/9/2023).

Jakarta - Semoga tak ada korban jiwa, Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pengungsi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai kembali ke rumah masing-masing.

"Warga yang mengungsi setelah terjadi gempa berkekuatan magnitudo 6,3 di Donggala berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Ahad.

Abdul menuturkan jumlah pengungsi per Ahad (10/9) pukul 12.28 WIB sebanyak 2.874 jiwa yang apabila dibandingkan dengan data sebelumnya terdapat penurunan jumlah pengungsi sebanyak 906 jiwa.

Meski demikian, angka tersebut masih dinamis sebab ada warga yang memang kembali ke rumah masing-masing untuk menjaga dan menyelamatkan harta benda selama ditinggal di pengungsian.

Sementara itu, para warga akan kembali ke pengungsian mandiri apabila hari mulai gelap karena mengantisipasi jika terjadi gempa bumi susulan.

Hasil asesmen yang dilakukan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala mencatat kerusakan bangunan yang terdampak gempa bumi tidak berubah dari data sebelumnya.

"Hingga saat ini ada tiga rumah yang mengalami kerusakan ringan," ujar Abdul.

Adapun kerusakan bangunan rumah tersebut rata-rata ada di bagian dinding dan tiang pasak penyangga lantaran struktur bangunan kurang kuat sehingga retak dan roboh ketika diguncang gempa bumi.

BPBD Kabupaten Donggala hingga kini masih melakukan pendampingan warga pengungsi dan berupaya memberikan dukungan baik logistik maupun peralatan yang dibutuhkan selama berada di pengungsian.

"Untuk korban jiwa juga belum ada laporan hingga saat ini," kata Abdul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.