Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Diwujudkan, Seluruh Armada Transjakarta Berbasis Listrik pada 2030

📅 Senin, 11 Sep 2023, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Diwujudkan, Seluruh Armada Transjakarta Berbasis Listrik pada 2030 Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip Foto - Bus listrik TransJakarta melayani penumpang di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (12/3/2022).

Jakarta - Semoga bisa diwujudkan, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) optimistis menyediakan seluruh armada berbasis penggerak listrik pada 2030 sebagai upaya menciptakan layanan mobilitas masyarakat yang bersih dan tidak menghasilkan polusi.

"Ditargetkan tahun 2027 sebanyak 50 persen bus Transjakarta berbasis listrik dan tahun 2030 akan sepenuhnya 100 persen listrik," kata Direktur Operasi dan Keselamatan Transjakarta Daud Joseph saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Daud menuturkan target itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1053 Tahun 2022 tentang Pedoman Percepatan Program Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dalam Layanan Angkutan Transjakarta.

Rinciannya, transisi kendaraan berbahan bakar minyak maupuncompressednatural gas ke listrik berbasis baterai dalam layanan Transjakarta secara bertahap mulai tahun 2022.

Dalam keputusan itu, tertuang pula rencana penyediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berupa pengisian semalaman (overnight charging), dan pengisian peluang (opportunity charging).

Kemudian, jenis teknologi pengisian daya lainnya pada depo, terminal, maupun di lokasi lain sesuai ketentuan.

"Saya yakin keputusan Gubernur tergantung pada hasil dari penerapan kita beberapa tahun pertama ini, mudah-mudahan berhasil," harapnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menargetkan menambah 400 bus listrik hingga tahun 2025.

Kemudian, pada 2023 ini, PT Transjakarta berencana menambah 190 bus listrik untuk mendukung kualitas udara Jakarta lebih ramah lingkungan.

Dengan tambahan 190 bus listrik maka total menjadi sebanyak 220 unit bus listrik. Saat ini baru ada 30 unit bus listrik yang sudah mengaspal di Jakarta.

Ratusan bus listrik ini nantinya menggantikan armada Transjakarta yang kini masih menggunakan bahan bakar fosil.

Selain itu, pemerintah provinsi DKI turut menambahkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat mengingat adanya perkantoran, sekolah, dan pusat kegiatan lainnya pada dua kawasan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.