Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan-Kebakaran

📅 Senin, 11 Sep 2023, 16:16 WIB | Oleh:
Kabupaten Serang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan-Kebakaran Doc: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ket. Kondisi air Sungai Ciujung yang menyusut di Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (5/9). Menurut petugas pemantau Sungai Ciberang-Ciujung, sejak sebulan terakhir air Sungai Ciujung mengalami penyusutan akibat dampak kemarau, semula setinggi 51 sentimeter menjadi 0,40 sentimeter.

SERANG - Pemerintah Kabupaten Serang, Provinisi Banten, menetapkan tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran seiring dengan kemarau panjang yang hingga saat ini belum berakhir.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Serang, Senin mengatakan status tanggap darurat ini ditetapkan untuk memudahkan pemerintah daerah dalam mengalokasikan kebutuhan anggaran untuk percepatan penanganan, mengingat kondisi kekeringan dan kebakaran di wilayahnya sudah semakin meluas.

Alokasi dana tak terduga yang dimiliki Pemkab Serang untuk tahun ini, lanjut dia, sebesar Rp5 miliar. Namun untuk besaran alokasi untuk penanganan bencana kekeringan dan kebakaran akan disesuaikan dengan kebutuhan yang dilakukan.

"Alhamdulillah BPBD sudah selesai mengasesmen ke lapangan. Dan berdasarkan data tersebut kita bisa menetapkan status tanggap darurat. Tadinya kita tidak mau langsung ke tanggap darurat tapi ada kendala juga untuk pergeseran anggaran nya. Kalau sudah menetapkan tanggal darurat langsung dari dana TT (Tak Terduga) bisa turun," kata Ratu Tatu.

"Karena sekarang ini (penanganan) kan baru dari masyarakat dari perusahaan dari PMI. Nah Pemda ini belum bisa turun maksimal karena untuk mencairkan anggarannya Insyaallah bisa lancar." katanya menambahkan.

Sementara itu berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Serang sepanjang 1 Agustus hingga 11 September sebanyak 35 desa yang tersebar di sembilan kecamatan dilaporkan mengalami krisis air bersih.

Wilayah kecamatan tersebut adalah Tanara, Ciomas, Pontang, Tirtayasa, Petis, Cikande, Tunjung dan Kecamatan Kibin.

Sedangkan kebakaran telah terjadi di sejumlah 40 titik wilayah yang berada di Kabupaten Serang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.