Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Stunting, PT Timah Gencarkan Program 'Kemunting'

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 11:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekan Stunting, PT Timah Gencarkan Program 'Kemunting' Doc: ANTARA/HO-Humas PT Timah Tbk
Ket. PT Timah Tbk menggelar Program Kemunting dalam menekan stunting di Desa Mengkubang Belitung Timur pada Kamis (7/9/2023).

PANGKALPINANG - PT Timah Tbk menggencarkan Kegiatan Penurunan Stunting atau Kemunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mendukung pemerintah program dalam menekan prevelensi stunting di wilayah operasional perusahaan.

"Melalui Program Kemunting ini, kami tidak hanya memberikan edukasi penanggulangan stunting tetapi juga menyalurkan makanan tambahan bergizi kepada anak-anak stunting," kata Kepala Divisi CSR PT Timah Tbk EbbI Wibisana di Pangkalpinang, Minggu (10/9).

Ia mengatakan, Kemunting ini merupakan sebagai komitmen PT Timah Tbk dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menurunkan angka prevelensi stunting di wilayah operasional perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan daerah lainnya.

"Beberapa waktu lalu, kami telah melaksanakan Program Kemunting di Desa Mengkubang Belitung Timur dan Alhamdulillah, puluhan peserta dari keluarga terindikasi stunting sangat antusias mengikuti program sosialisasi penanganan stunting ini," katanya.

Camat Damar Kabupaten Belitung Timur Arief Firmansyah memberikan apresiasi PT Timah Tbk telah melakukan sosialiasi kesehatan yakni berkenaan dengan masalah stunting.

"Penanganan stunting ini harus dilakukan bersama-sama, karena langkah penanggulangan stunting itu dimulai dari kesehatan hingga fasilitas, seperti ketersedian jamban dan air bersih, faktor ekonomi serta pola asuh yang juga berdampak terhadap stunting itu," katanya.

Ia menyatakan berdasarkan hasil verifikasi dan evaluasi Desa Mengkubang ini, ketersedian air bersih terpenuhi dan jamban ada enam rumah tangga belum memiliki jamban.

"Di Mengkubang ada 10 keluarga masuk dalam kategori beresiko stunting dan 26 orang yang stunting," katanya.

Kepala Desa Mengkubang Pirmawan mengatakan meskipun Desa Mengkubang belum termasuk wilayah lokus stunting, namun mereka perlu menambah wawasan edukasi semacam yang dilakukan PT Timah Tbk itu.

"Mudah-mudahan dengan Program Kemunting ini dapat meningkatkan pengetahuan warga dalam mencegah stunting di daerah ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.