Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Tengah Musim Kemarau, Distan Cirebon Sebut Lahan Sawah Siap Panen Oktober

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 03:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Tengah Musim Kemarau, Distan Cirebon Sebut Lahan Sawah Siap Panen Oktober Doc: ANTARA/HO-Pemkab Cirebon
Ket. Kondisi lahan pertanian padi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyampaikan lahan sawah sudah siap panen pada Oktober 2023 di tengah kondisi kemarau saat ini dengan angka produksi diperkirakan sebanyak 240 ribu ton beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami prediksi akan mengalami kenaikan lantaran pada Oktober mendatang, sebagian besar lahan pertanian padi siap untuk dipanen," kata Kepala Distan Cirebon Alex Suheriyawan di Cirebon, Sabtu.

Alex menjelaskan pada panen raya sebelumnya di akhir Juli 2023, lahan pertanian di Kabupaten Cirebon mampu menghasilkan beras sebanyak 240 ribu ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dari jumlah itu, kata Alex, kebutuhan beras di Kabupaten Cirebon berada di angka 160 ribu ton per bulan, artinya produksi komoditas tersebut masih surplus sebanyak 80 ribu ton.

"Kabupaten Cirebon masih surplus 80 ribu ton beras," ujar Alex.

Alex menilai berbagai upaya dan kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mampu menjaga lahan pertanian untuk tetap produktif di musim kemarau ini.

Sementara itu Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyampaikan pihaknya tetap mempertahankan keberadaan lahan pertanian supaya para petani bisa terus mengolah lahan itu dalam rangka menjaga ketersediaan pangan di daerahnya.

Imron menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir Distan Cirebon terus berupaya meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan mengidentifikasi karakteristik komoditas yang cocok untuk setiap wilayah.

"Cirebon ini heterogen, maka dari itu, saya sudah meminta kepada Distan untuk mengarahkan para petani menanam sesuai dengan kondisi geografis," kata Imron.

Dari hasil pemetaan, turur dia, wilayah Cirebon bagian timur sangat cocok ditanami sejumlah komoditas penting seperti tebu, bawang, hingga jagung.

Sedangkan, kata dia, wilayah bagian barat dan utara difokuskan untuk ditanami padi untuk memastikan produksi komoditas itu tetap terjaga.

"Lahan pertanian padi yang bakal terus dijaga oleh pemerintah ada di wilayah bagian barat serta utara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.