Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Api di Bukit Teletubbies Masih Membara

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 16:49 WIB | Oleh:
Api di Bukit Teletubbies Masih Membara Doc: Istimewa
Ket. Data BPBD Jatim per Jumat (8/9) pukul 16.40 WIB, menyebutkan, lahan yang terbakar di areal Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diestimasikan sekitar 274,71 hektar.

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, saat ini masih ada titik api di kawasan padang savana di Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies, di Kecamatan Sukapura, Probolinggo. Sebagaimana diketahui, padang savana di Bukit Teletubbies yang masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( TNBTS) tersebut mengalami kebakaran akinat percikan api flare dari pengunjung pada Rabu (6/9).

"Disana api juga ditemukan masih menyala dan personil juga terlihat masih melakukan pemadaman," kata Khofifah lewat siaran pers, usai melakukan pantauan udara, Sabtu (9/9).

Berdasarkan data BPBD Jatim per Jumat (8/9) pukul 16.40 WIB, lahan yang terbakar di areal TNBTS diestimasikan sekitar 274,71 hektar. Tidak ada korban jiwa dan cuaca terkini cerah.

Pemadaman sendiri dilakukan dengan membagi 2 tim. Yakni Tim Atas untuk memadamkan api di puncak Gunung Kursi, dan Tim Bawah untuk memadamkan api di lereng Gunung Kursi agar tidak meluas ke padang rumput/savana.

Dia menjelaskan, setelah menggelar rapat dengan Kepala BB-TNBTS, Tokoh adat Suku Tengger, serta jajaran Forkopimda terkait, diputuskan bahwa akses pengunjung untuk sementara dibatasi di Seruni Point.

"Pemadaman akan terus dilakukan hingga semua titik api benar-benar dipastikan telah seluruhnya padam, baru dibuka akses wisata secara keseluruhan seperti sedia kala".

"Sambil menunggu proses pemadaman tuntas, wisatawan dapat menikmati indahnya Bromo dan eksotiknya matahari terbit melalui seruni point. Hal ini demi keamanan dan kenyamanan wisatawan," ungkapnya.

Khofifah, ia telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dapat segera dilakukan upaya pemadaman melalui teknik water bombing dengan helikopter milik BNPB.

"Jadi Insya Allah helikopternya paling lambat besok sudah bisa ke Bromo. Dan hari ini tim disini akan memaksimalkan pencarian sumber air sebagai sumber pengisian pelaksanaan water bombing," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.