Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Muda Didorong Jadi Basis Investor Individu

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Generasi Muda Didorong Jadi Basis Investor Individu Doc: ANTARA/BAYU SAPUTRA
Ket. Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional Candra Fajri Ananda saat memberikan keynote speech dalam acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like IT) 2023 Edisi Ketiga di Jakarta, Kamis (7/9/2023).

JAKARTA - Pemerintah mengimbau generasi muda untuk mulai menjadi basis investor individu agar turut berkontribusi membangun Indonesia. Sebab, porsi investor generasi muda di pasar modal relatif masih kecil.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional Candra Fajri Ananda mengimbau generasi muda untuk mulai menjadi basis investor individu agar turut berkontribusi membangun Indonesia.

"Salah satu tujuan acara ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman mengenai investasi di pasar keuangan dan mendorong masyarakat termasuk teman-teman semua untuk menjadi bagian dari basis investor individu di Indonesia," kata Candra dalam acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like IT) 2023 Edisi Ketiga yang dipantau secara virtual di Jakarta, Kamis (7/9).

Imbauan tersebut diberikan karena jumlah investor muda di Indonesia saat ini masih terbatas. Jumlah investor di pasar modal tercatat 11,4 juta orang per Juli 2023, angka tersebut hanya sekitar 6 persen dari total 187,41 juta penduduk Indonesia yang berusia kurang lebih 20 tahun. Selain itu berdasarkan wilayah, penduduk Pulau Jawa juga masih mendominasi porsi investor sebesar 68,99 persen di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Candra, pemerataan jumlah investor seharusnya dapat dicapai apabila semakin banyak masyarakat Indonesia yang memahami pentingnya investasi. "Masih kecilnya jumlah investor ini tidak lepas dari tingkat literasi yang masih relatif rendah, survei yang dilakukan oleh KSEI tahun 2022 menunjukkan bahwa walaupun tingkat inklusi keuangan sudah mencapai 85 persen, tingkat literasi keuangannya baru sekitar 50 persen," ujar Candra.

Dukung Pembiayaan

Lebih lanjut, Candra menjelaskan partisipasi generasi muda sebagai investor individu dapat memberikan banyak manfaat bagi Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu pertama, mendukung pembiayaan pembangunan melalui akumulasi dana jangka panjang.

Kedua, mendorong roda perekonomian nasional. Ketiga, dengan berinvestasi, para generasi muda dapat mengembangkan nilai kekayaan pribadi, serta keempat, dapat menambah sumber penghasilan.

Dalam hal tersebut, pemerintah telah mengimplementasikan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah basis investor individu. Pemerintah telah mengembangkan instrumen dan pemanfaatan teknologi untuk memudahkan akses para investor muda.

Pemerintah juga meluaskan koordinasi dan sinergi lintas otoritas, salah satunya yaitu dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan Melalui Pasar Keuangan. Selain itu, pemerintah melakukan reformasi pada sektor keuangan melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UUP2SK).

"Upaya peningkatan basis investor individu tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah dan otoritas, semua pemangku kepentingan harus terlibat, khususnya para generasi muda yang nantinya akan menjalankan negara ini," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.