Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dharma Jaya Tingkatkan 'Brand Awareness'

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 06:14 WIB | Oleh:
Dharma Jaya Tingkatkan 'Brand Awareness' Doc: Foto : Perumda Dharma Jaya
Ket. Petugas melayani komsumen yang membeli produk DJawara ,diambil dari dari singkatan nama Perumda Dharma Jaya yaitu DJ.

JAKARTA - Dalam rangka membangun dan memperkuat sisi komersial, Perumda Dharma Jaya akan meningkatkan brand awareness. Ini akan menjadi kunci penting strategi pemasaran. Saat ini, Dharma Jaya tengah menggenjot pemasaran produk protein hewani.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakanbrand awareness sangat penting dalam pengembangan bisnis komersial. Untuk meningkatkannya, ada sejumlah langkah yang sedang disiapkan. Langkah pertama, membedakan kemasan produk protein hewani penugasan dan komersial.

Dia menyampaikan untuk kemasan komersial produk protein hewani dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu Djawara Meat untuk daging, Djawara Fish untuk ikan, dan Djawara Chicken untuk ayam. Menurutnya, dengan adanya kemasan yang berbeda brand produk akan semakin kuat. Sebab masyarakat lebih mengenal Dharma Jaya sebagai pemasok produk protein hewani.

Tidak hanya dikenal sebagai tempat pemotongan sapi atau tempat penjualan daging saja. "Kita harapkan masyarakat bisa mengenal Dharma Jaya melalui produk-produk protein hewani komersialnya. Identitas Dharma Jaya melekat pada produk komersialnya," ujar Raditya, dikutip jakartagoid,Kamis (7/9).

Raditya menjelaskan, khusus kemasan, selain logo diubah, juga dilakukan upgrade kemasan plastik yang benar-benarfood gradedengan bahan nilon. Dharma Jaya juga mengganti semua mesin pengemasan produk. Proses pengemasan produk akan menggunakan mesin baru dari Belanda.

"Kita sangat serius untuk packaging ini. Karena dalam industri makanan, kemasan menjadi salah satu faktor menentukan," ucap Raditya. Kedua, Dharma Jaya melakukan pengenalan terhadap produk-produk protein hewani komersial kepada masyarakat. Salah satunya dengan memperkenalkan katalog produk yang lebih informative. Di dalamnya ada foto disertai penjelasan setiap produk.

Menurutnya, katalog produk tidak hanya dikhususkan bagi perusahaan atau produk penjualan skala besar, melainkan juga ada katalog bagi pengusaha ritel atau frozen food,juga ada katalog khusus untuk reseller.

Dia berharap pelanggan dapat mengenal produk komersial Dharma Jaya dan membelinya. Dalam katalog tersebut akan memuat produk paling laris dan potensial tren produk. Ada juga diskon, promo bulanan, daneventtertentu. "Katalog ini akan sudah 90 persen progresnya," urai Raditya.

Langkah ketiga, melakukan kampanyebrandingmelalui media sosial. Untuk itu, dia serius membangun media sosial dengan menyiapkan konten informasi produk protein hewani komersial yang terkonsep dengan baik. wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.