Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Harap Jepang Jelaskan Soal Limbah Fukushima di ASEAN Plus Three

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Harap Jepang Jelaskan Soal Limbah Fukushima di ASEAN Plus Three Doc: ANTARA/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Ket. PM Tiongkok Li Qiang, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, dan PM Jepang Fumio Kishida menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN Plus Three (APT) di Jakarta pada Rabu (7/9/2023).

BEIJING - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning berharap agar Jepang menjelaskan soal pembuangan air radioaktif yang telah diolah dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima pada momen ASEAN Plus Three (APT).

"Kami mengetahui ada laporan media soal Jepang yang mengatakan akan menjelaskan mengenai pembuangan limbah tersebut ke negara lain dalam pertemuan ASEAN Plus Three. Kami berharap Jepang mau menghadapi permohonan dunia internasional dan menjelaskan posisinya dengan tulus dan berdasarkan ilmu pengetahuan," kata Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Tiongkok pada Rabu (6/9).

Pada Rabu, Presiden Joko Widodo memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN Plus Three (APT) yang dihadiri Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan para pemimpin negara dan pemerintahan anggota ASEAN.

Presiden Jokowi dalam KTT APT tersebut mengajak Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan untuk menciptakan peluang kerja sama baru dalam pembangunan ekonomi hijau serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

"Kami harap Jepang tidak terus meremehkan atau menutupi dampak buruk dari pembuangan air limbah tersebut," ungkap Mao Ning.

Mao Ning menyebut Jepang membuat istilah "air yang telah diolah" dan terus mengatakan bahwa konsentrasi tritium dalam air tersebut sudah memenuhi standar.

"Agar memberikan kesan bahwa hanya tritium saja yang menjadi zat radioaktif dalam air yang terkontaminasi dan karena konsentrasi tritium memenuhi standar, air yang terkontaminasi nuklir tidak berbahaya. Namun narasi ini sulit menipu komunitas internasional," tambah Mao Ning.

Mao Ning mengatakan meski dengan berbagai upaya pemurnian, alir limbah Fukushima masih mengandung berbagai bahan radioaktif seperti karbon-14, kobalt-60, strontium-90, iodin-129 dan kaesium-137.

"Apapun nama yang diberikan Jepang pada air tersebut, zat radioaktif itu tidak akan hilang dengan sendirinya," ungkap Mao Ning.

Pada tahap pertama, operator Tokyo Electric Power Company (TEPCO) akan mengencerkan sekitar 7.800 ton air olahan dengan air laut, dan air encer tersebut akan dikeluarkan selama 17 hari berturut-turut.

TEPCO telah mengisi fasilitas, yang disebut poros pembuangan vertikal, dengan air yang telah diolah dan diencerkan. Setiap ton air yang diolah dicampur dengan sekitar 1.200 ton air laut.

Terdapat sekitar 1,3 juta ton air olahan di kompleks TEPCO. Operator kehabisan kapasitas penyimpanan sehingga memaksa Jepang membuang air tersebut ke laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.