Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama, Australia Berkomitmen Dukung Asean dalam Jangka Panjang

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 17:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama, Australia Berkomitmen Dukung Asean dalam Jangka Panjang Doc: ANTARA/Media Center KTT Asean 2023/Dwi Prasetya
Ket. Presiden Joko Widodo berbincang dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada KTT ke-3 Asean-Australia di Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Jakarta - Perkuat kerja sama, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan bahwa Asean sangat penting untuk Australia dan Australia berkomitmen untuk mendukung Asean dalam jangka panjang.

"Kami berbagi visi Asean tentang kemakmuran dan stabilitas ekonomi. Pemerintahan saya (Australia) berkomitmen untuk menumbuhkan dan memperkuat hubungan (dengan Asean)," kata Anthony dalam pembukaan KTT ke-3 Asean-Australia di Jakarta, Kamis.

KTT ke-3 Asean-Australia digelar dalam rangkaian KTT Ke-43 Asean pada 4-7 September 2023. Indonesia mengangkat tema Keketuaan Asean 2023 yaitu "Asean Matters Epicentrum of Growth".

Anthony menyebutkan bahwa cetak biru untuk keterlibatan ekonomi Australia di Asean untuk lebih dari 20 tahun ke depan, yang ditulis Utusan Khusus Australia untuk Asean Nicholas Moore, telah terbit.

Cetak biru yang berjudul "Investasi: Strategi Ekonomi Australia Asia Tenggara hingga tahun 2040" (Invested: Australia's Southeast Asia Economic Strategy to 2040) tersebut menetapkan jalur praktis untuk mempererat keterlibatan ekonomi Australia dengan Asean.

PM Australia tersebut mengatakan bahwa kerja sama Asean-Australia telah mendapat momentum signifikan sejak disepakatinya program kerja sama kemitraan strategis komprehensif Asean-Australia.

Program kerja sama tersebut bertujuan membangun kawasan yang stabil dan mampu bekerja sama dengan masyarakat di dalamnya, dan dapat mengatasi tantangan kompleks seperti perubahan iklim, kesehatan, keamanandan kejahatan transnasional.

Anthony melanjutkan, Australia mendukung pengembangan strategi netralitas karbon Asean, pengembangan kerangka ekonomi digital, pembaruan infrastruktur serta mendukung implementasi praktis Pandangan Asean terhadap Indo-Pasifik (Asean Outlook on the Indo-Pacific/AOIP).

Anthony juga mengatakan bahwa Asean dan Australia akan memperingati 50 tahun hubungan kemitraan pada tahun 2024.

"Untuk memperingati hari jadi yang penting ini, merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menyambut Asean di Melbourne bulan Maret tahun depan untuk KTT Khusus Asean-Australia," ujar Anthony.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.