Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Selatan Sepakat Adopsi Pandangan ASEAN di Indo Pasifik

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 11:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Selatan Sepakat Adopsi Pandangan ASEAN di Indo Pasifik Doc: ANTARA/Media Center KTT ASEAN 2023/Rommy Pujianto
Ket. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menghadiri ASEAN- Republic of Korea (ROK) Summit ke-24 pada KTT ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta Convention Center, Rabu (6/9/2023).

JAKARTA - Korea Selatan sepakat mengadopsi cara pandang Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Indo Pasifik setelah bersama ASEAN menyampaikan pernyataan bersama mengenai Pandangan ASEAN di Indo Pasifik (AOIP).

"Kami menegaskan kembali tujuan dan prinsip Pandangan ASEAN terhadap Indo-Pasifik (AOIP) yang memberikan panduan bagi keterlibatan ASEAN di kawasan Asia-Pasifik dan Samudera Hindia," kata kedua belah pihak dalam pernyataan bersama di Jakarta, Kamis (7/9).

Keduanya sepakat melakukan kerja sama praktis dalam empat bidang prioritas yang diidentifikasi dalam AOIP melalui mekanisme yang dipimpin ASEAN.

Empat bidang prioritas AOIP adalah kerja sama maritim, konektivitas, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs) 2030, dan bidang ekonomi.

Di antara prioritas dalam kerja sama maritim adalah keselamatan dan keamanan maritim, peningkatan penegakan hukum maritim, pelestarian dan perlindungan lingkungan laut, konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati, mendukung komunitas nelayan skala kecil untuk menjamin ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi.

Bidang konektivitas meliputi pembiayaan berkelanjutan dan inovatif untuk pembangunan infrastruktur, pertukaran generasi muda dan antar masyarakat, kota yang berkelanjutan dan cerdas, dan rantai pasokan yang terbuka, aman dan tangguh.

Sedangkan untuk UN SDGs 2030, di antaranya adalah kesehatan masyarakat, perubahan lingkungan dan iklim, kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan, lapangan kerja yang inklusif dan produktif serta pekerjaan yang layak, dan pengembangan tenaga kerja dan sumber daya manusia.

Sementara dalam bidang ekonomi meliputi Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Korea Selatan (AKFTA), Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), ekonomi hijau dan digital, pemberantasan terorisme, ekstremisme kekerasan dan kejahatan transnasional lainnya, manajemen bencana dan bantuan kemanusiaan, dam kerja sama subregional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.