Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi El Nino, Bupati Karawang: Pengendalian Hama Jadi Kunci Menjaga Produksi Padi

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi El Nino, Bupati Karawang: Pengendalian Hama Jadi Kunci Menjaga Produksi Padi Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Ilustrasi - Panen padi.

Karawang - Antisipasi El Nino. Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyebutkan pengendalian hama atau organisme pengganggu tanaman menjadi kunci dalam menjaga produktivitas pertanian di musim kemarau panjang sebagai dampak dari fenomena El Nino.

"Hama yang paling dominan menyerang areal persawahan di Karawang saat ini adalah tikus dan kupu-kupu putih. Kami tengah berupaya membantu petani dalam mengatasi serangan hama itu," kata bupati, di Karawang, Rabu.

Ia menyampaikan, untuk penanganan kupu-kupu putih, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT).

Hal tersebut perlu dilakukan karena BBPOPT telah melakukan sejumlah inovasi dalam penanganan organisme pengganggu tanaman (OPT).

"Kalau penanganan hama tikus, kami menggandeng petani untuk melakukan pelestarian predator alaminya, yakni burung hantu," kata Cellica.

Sesuai dengan laporan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, kata dia, setidaknya setiap malam ada 1.500 jenis hama pengganggu tanaman di tiap helaran sawah di wilayah Karawang.

"Jadi memang harus segera diatasi dan dikendalikan serangan hama ini," katanya.

Menurut dia, pengendalian hama adalah kunci memastikan keberhasilan hasil panen pertanian. Sebab Karawang berkomitmen untuk terus melanjutkan produktivitas padi kita dengan total 1,2 juta ton per tahun.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, hingga Agustus 2023, luas tanaman padi yang terkena serangan OPT tikus mencapai 240 hektare, dan yang terancam seluas 1.789 hektare.

Kemudian luas tanaman padi yang terkena serangan OPT kupu-kupu atau penggerek batang padi seluas 315 hektare, dan yang terancam seluas 2.626 hektare.

Areal sawah yang terkena serangan OPT atau hama itu tersebar di sejumlah kecamatan sekitar Karawang bagian selatan, seperti Kecamatan Jayakerta dan lain-lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Produk UMKM Dipromosikan Lewat Njajan Fest di Rembang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.