Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Talenta Digital Diminta Mampu Bersaing di Kancah Global

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 00:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Talenta Digital Diminta Mampu Bersaing di Kancah Global Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Menkominfo Budi Arie Setiadi.

Yogyakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi meminta talenta digital di Indonesia terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di kancah global.

"Upaya peningkatan harus terus dilakukan agar talenta digital kita tidak hanya mampu berkiprah di kancah nasional namun mampu bersaing di tingkat global," kata Budi Arie saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara "Digital Leadership Academy" di Gedhong Pracimasana, Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, persaingan di tingkat global saat ini semakin kompetitif sehingga banyak sekali harus talenta digital Indonesia siapkan agar mampu menembus pasar global.

Dia menyebutkan Data dari Wolrd Economic Forum pada April 2023 mencatat 85 persen organisasi akan meningkatkan adopsi teknologi digital.

Selain itu, penerapan standar Environmental Social Governance (ESG) juga akan semakin relevan bagi para pelaku usaha, bahkan 88 persen perusahaan di Indonesia sudah merencanakan untuk semakin meningkatkan kegiatan usahanya melalui platform digital dan aplikasi.

Menurut dia, transformasi digital yang terjadi di berbagai lini membawa berbagai peluang dan tantangan bagi generasi penerus bangsa.

"Kaum muda memiliki akses tak terbatas kepada informasi yang membuka peluang untuk meningkatkan keterampilan mengembangkan minat dan bakat mendorong Inovasi dan produktivitas," ujar Budi.

Meski demikian, menurut dia, transformasi digital juga membawa tantangan seperti rendahnya kapasitas SDM, ketidaksetaraan akses, penyebaran konten negatif di ruang ciber dan ancaman keamanan di ruang digital.

"Generasi penerus Indonesia dituntut untuk mempersiapkan diri dengan keterampilan yang dapat mendorong adaptasi, kegesitan diantaranya meliputi literasi dan kecakapan digital, kreativitas, dan inovasi komunikasi serta 'problem solving'," kata dia.

Budi berharap talenta digital Indonesia tidak sekadar unggul dalam keterampilan teknis atau "hard skill", namun juga cakap dengan keterampilan nonteknik atau "soft skill".

Karena itu, Budi Arie juga mendorong Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta bergerak maju menciptakan berbagai lompatan besar melalui berbagai inovasi dan terobosan baru.

"Berbagai riset yang ada harus dimanfaatkan dan penelitian baru pun harus tetap dilakukan, agar STMM dapat memberikan pengajaran dan pembelajaran bidang digital yang segar juga relevan, mengantisipasi dinamika kecakapan maupun keahlian yang dibutuhkan di masa depan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.