Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Jatim Gelar Operasi 'Zebra Semeru'

📅 Senin, 04 Sep 2023, 16:52 WIB | Oleh:
Polda Jatim Gelar Operasi 'Zebra Semeru' Doc: ANTARA/HO-Bidhumas Polda Jatim
Ket. Personel Polda Jatim yang akan diterjunkan dalam Operasi Zebra Semeru selama 14 hari untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

SURABAYA - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Operasi Zebra Semeru selama 14 hari mulai tanggal 4 hingga 17 September 2023 untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah setempat.

"Pola penindakan Operasi Zebra Semeru sama seperti pelaksanaan Operasi Patuh yang lalu," kata Direktur Lalulintas Polda Jatim Kombes Pol. M. Taslim di Surabaya, Senin.

Taslim menjelaskan Operasi Zebra ini lebih ke arah penegakan hukum dan untuk membangun keteraturan dan keterlibatan masyarakat di jalan agar tingkat kecelakaan bisa ditekan.

"Ini semuanya adalah dalam rangka menjamin rasa aman, nyaman, masyarakat ketika berlalulintas di jalan. Tadi data sudah kita sama-sama dengar pada saat arahan dari bapak Kapolda Jatim bahwa kecelakaan mengalami peningkatan yang sangat tajam sampai dengan 70 persen, jika dibandingkan antara tahun 2002 dengan 2023," katanya.

Selain itu, untuk pelanggaran juga meningkat cukup signifikan yakni di atas 1.000 persen. Ini menunjukkan meski penindakan terus dilakukan, hanya saja pemakluman-nya dari mobilisasi atau dinamis-nya masyarakat, di tahun 2023 ini memang lebih meningkat dibanding tahun 2022.

"Jadi itu pola kami melakukan pendeteksian selain edukasi, tetapi penindakan itu diutamakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement(ETLE). Hanya saja di Operasi Zebra khusus di Jawa Timur nanti kami akan melakukan modifikasi," ujarnya.

"Selama ini mungkin kesannya masyarakat bahwa kita ketika berada di jalan hanya memberikan peringatan atau tindakan kepada masyarakat yang melanggar, sementara tidak ada penghargaan kepada masyarakat yang sudah tertib," tambahnya.

Pada pelaksanaan Operasi Zebra, Polda Jatim bekerja sama dengan Jasa Raharja, termasuk Bappenda untuk menyiapkan semacam hadiah.

"Jadi yang melanggar kami tilang, yang tertib akan kami berikan apresiasi, meskipun hanya sebuah hadiah begitu, akan tetapi itu bentuk penghargaan kami terhadap masyarakat yang sudah mau tertib di jalan," lanjut dia.

"Tilang manual tetap akan saya lakukan karena memang meskipun Jawa Timur pelanggaran lalu lintas ETLE itu memang banyak, sudah 100 lebih dibanding dengan provinsi yang lain sepertinya lebih banyak, baik mobilemaupun statis, akan tetapi dengan luasnya wilayah," tuturnya.

Perwira dengan tiga melati emas itu mengatakan untuk panjang jalan, dengan jumlah penduduk dan tingginya mobilisasi masyarakat di jalan, tilang ETLE tidak mampu. Oleh sebab itu tilang manual akan tetap dilakukan.

Pihaknya meminta masyarakat cerdas. Ketika di jalan dihentikan oleh petugas, masyarakat berhenti saja. Karena, kata Taslim, ketika tidak bersalah tanyakan apa kesalahannya, pasal apa yang akan dikenakan, ketika nanti anggotanya macam-macam, tolong dilaporkan.

"Saya meyakini ketika ada interaksi potensi terjadinya penyimpangan itu ada, tapi yakin lah kami akan melakukan pengawasan dan kami tidak berharap ada itu," ujarnya.

Taslim meminta kepada masyarakat untuk bekerja sama dengan baik. Ketika ada penyimpangan oleh anggota polisi dia meminta agar disampaikan ke pihaknya untuk ditindak tegas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.