Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkembangan Otak Anak Butuh Pemdampingan Ibu hingga 6 Bulan Pasca Persalinan

📅 Senin, 04 Sep 2023, 19:11 WIB | Oleh:
Perkembangan Otak Anak Butuh Pemdampingan Ibu hingga 6 Bulan Pasca Persalinan Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
Ket. Menurut Ahmad Suryawan, pembentukan sinaps pada otak anak usia dini melalui sebuah mekanisme yang disebut experience-dependent synapse formation tergantung ada atau tidaknya pengalaman yang diberikan kepada anak.

SURABAYA - Guru Besar Bidang Ilmu Tumbuh Kembang Bayi dan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya,
Ahmad Suryawan, baru-baru ini mendesak soal urgensi masa cuti 6 bulan untuk ibu melahirkan demi pertumbuhan otak anak yang sehat.

Menurut Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr.Soetomo, Surabaya, ini, salah satu titik penentu dalam keberhasilan pembentukan sirkuit otak anak adalah adanya jaminan keberadaan ibu sebagai pengasuh utama yang memberikan nutrisi dini terbaik dalam bentuk ASI eksklusif dan juga memberikan stimulasi dini terbaik dalam bentuk pengasuhan interaktif yang berbalas untuk merangsang semua indera penglihatan, pendengaran, pembauan, dan perabaan.

"Bila kedua hal tersebut diberikan dalam durasi minimal 6 bulan setelah dilahirkan, maka akan membuka dan mengawali rangkaian proses pembentukan sirkuit otak anak. Hasil akhir proses ini adalah terbentuknya otak anak dengan kemampuan cerdas berperilaku dan berperilaku cerdas," ujarnya di Surabaya, Senin (4/9).

Kontroversi tentang masa cuti ibu melahirkan, lanjutnya, akan produktif bila tidak hanya berkutat pada lamanya waktu cuti. Konteks apa yang harusnya ibu lakukan selama cuti layak untuk lebih dipahami masyarakat dan dunia usaha.

"Sekarang kita dapat memahami sepenuhnya mengapa negara maju tidak khawatir tentang kemerosotan produktivitas para pekerja wanita yang diberikan cuti melahirkan lebih dari 6 bulan. Hal tersebut dikarenakan mereka menarasikan cuti melahirkan bukanlah pemenuhan hak wanita saja," tuturnya.

"Namun lebih jauh sebagai strategi ilmiah untuk investasi keunggulan generasi sebuah bangsa".

Beberapa waktu yang lalu publik diramaikan dengan pro dan kontra substansi dari Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA), terutama tentang adanya tambahan masa cuti bagi ibu melahirkan, dari 3 bulan menjadi minimal 6 bulan, dan juga adanya wacana untuk memberikan cuti bagi ayah yang istrinya melahirkan. Respon publik yang beragam ini menggambarkan bahwa niat baik pemerintah untuk memuluskan program Generasi Emas 2045 melalui peningkatan kesehatan ibu dan anak dan menciptakan kualitas tumbuh kembang anak yang optimal, belum sepenuhnya ditangkap oleh sebagian masyarakat, terutama kalangan industri.

Muncul kekhawatiran adanya resistensi perusahaan dalam mempekerjakan perempuan yang dapat mengganggu produktivitas kerja.

Menurut Ahmad Suryawan, titik temu antara tumbuh kembang anak yang optimal dengan masa cuti ibu melahirkan adalah pada pemahaman bagaimana proses perkembangan otak anak itu terjadi.

"Usia anak tidak mungkin untuk diputar kembali. Otak anak hanya mempunyai sekali kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik," ungkapnya.

Sehingga ketika anak masih di masa dini, tidak boleh ada kesalahan sedikitpun dalam proses pembentukan otaknya. Kehilangan setiap momen tahapan tumbuh kembang anak usia dini dapat berakibat negatif permanen sepanjang hidup anak.

"Ketika anak berada pada periode kritis perkembanganya: Gunakan, atau kehilangan selamanya," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.