Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelajar Juga Harus Melek Alat Pembayaran

📅 Senin, 04 Sep 2023, 06:03 WIB | Oleh:
Pelajar Juga Harus Melek Alat Pembayaran Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Pameris menunjukkan uang kertas Timor Leste saat masih dijajah Portugal pada pameran Indonesia Numismatic Show (INS) 2 di Jakarta, Minggu (3/9). Numismatik merupakan studi atau koleksi tentang mata uang termasuk koin, token, uang kertas dan objek lainnya.

JAKARTA - Masyarakat saat ini dihadapkan begitu banyak sistem keuangan yang menyajikan aneka alat pembayaran seperti QRIS. Situasi ini harus dipahami juga oleh para pelajar. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KPw BI Jakarta) menggelar diseminasi pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam "Liga Zone 2023 SMPN 109 Jakarta" di Gedung Auditorium Graha BaktiUniversitas Dharma Persada, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (3/9). Kepala Kantor KPw BI Jakarta, Arlyana Abubakar, mengatakan kegiatan bertujuan menggalakkan pembayaran nontunai melalui QRIS dan BI-Fast.

Selain mengedukasi tata cara penggunaan, dia juga mengingatkan cara bijak penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran. "Sebelum melakukan pembayaran diajarkan untuk bijak. Harus cek jumlah dan akun tujuan pembayaran," ujar Arlyana dikutip jakartagoid.

Menurutnya, penggunaan QRIS bagi pelajar usia SMP ke atas saat ini wajar. Sebab, perangkat digital gawai telepon seluler pascapandemi sudah menjadi bagian dari keseharian. Kemudian, penggunaannya juga bisa melalui berbagai aplikasi dompet digital, tanpa harus terkoneksi dengan rekening bank.

Dengan demikian, QRIS akan mempermudah pengawasan uang agar tidak hilang. Kemudian, orang tua juga bisa mengawasi penggunaan QRIS lantaran jumlah dan tujuan transaksi oleh anak akan tercatat secara digital.

Arlyana memastikan QRIS saat ini bisa digunakan di berbagaimerchantyang telah bekerja sama. Secara keseluruhan, telah terdapat sekitar 4,7 jutamerchantQRIS di DKI Jakarta. Komposisi persentasenya jumlah 39 persen di antaranya berjenis usaha mikro dan 27 persen usaha menengah.

"Merchantusaha mikro mayoritas bidang makanan minuman. Makanya kami juga berharap siswa aktif mengajari bila ada pedagang yang belum gunakan QRIS," jelasnya. Arlyana mengakui, sampai Juli, pengguna QRIS Jakarta bertambah sebanyak 698.064 atau 64,67 persen dari target akhir tahun (1,1 juta pengguna baru).

Sedangkan volume transaksi telah mencapai 361 juta kali atau 104 persen dari target sampai dengan akhir tahun. "Kami berharap hingga akhir tahun ini mampu mencapai target pengguna baru. Karena itu, ke depan kegiatan serupa menyasar sekolah akan digencarkan," ujarnya.

Sementara itu, pelajar kelas 8 SMPN 109 Jakarta, Ardika Rangga, mengapresiasi diseminasi yang digelar di sela-sela kegiatan sekolahnya. Ia berharap kampanye penggunaan QRIS terus digencarkan sehingga jumlah merchant terus meningkat.

"Karena belum semua pedagang punya QRIS. Saya berharap bisa semakin banyak pedagang yang punya," tandasnya. wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.