Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Kemarau, 33 Kecamatan di DIY Berpotensi Dilanda Kekeringan

📅 Senin, 04 Sep 2023, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Musim Kemarau, 33 Kecamatan di DIY Berpotensi Dilanda Kekeringan Doc: ANTARA/Mohammad Ayudha
Ket. Ilustrasi - Seorang warga melintas di area Waduk Botok, Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang kekeringan akibat musim kemarau.

YOGYAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memetakan wilayah di 33 kecamatan di provinsi setempat yang berpotensi terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih selama musim kemarau.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY Lilik Andy Aryanto di Yogyakarta, Senin (4/9), mengatakan sebanyak 33 kecamatan itu tersebar di Kabupaten Gunungkidul, Kulon Progo, dan Bantul.

"Potensi kekeringan ada 33 kecamatan dan yang sudah 'dropping' (air bersih) 16 kecamatan," ujar Lilik.

Secara rinci, dia menyebut sebanyak 14 kecamatan berpotensi kekeringan berada di Kabupaten Gunungkidul, tepatnya di 56 kelurahan, berikutnya sembilan kecamatan di Kulon Progo (28 kelurahan), dan 10 kecamatan di Bantul (23 kelurahan).

Dari 33 kecamatan itu, enam kecamatan di Gunungkidul, lima kecamatan di Bantul, dan lima kecamatan di Kulon Progo telah mengalami dampak kekeringan.

Merespons dampak dan potensi kekeringan itu, menurut dia, hingga kini Kabupaten Gunungkidul dan Bantul telah menetapkan status siaga darurat.

"Dari masing-masing kabupaten telah menyiapkan anggaran 'dropping' air dan apabila anggaran rutin telah habis maka akan menggunakan data BTT (belanja tidak terduga)," ujar dia.

Sementara itu, untuk mengantisipasi dampak kekeringan di sektor pertanian, Dinas Pertanian Tanaman Pangan DIY telah melakukan pendampingan terkait pola tanam yang sesuai.

"Sektor pertanian sampai saat ini tidak ada laporan kekeringan," ujar Lilik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan Pemda DIY baru akan turun tangan mengambil alih penanganan menggunakan dana BTT saat muncul permohonan dari pemerintah kabupaten/kota, disertai SK Gubernur DIY Tanggap Darurat perihal kekeringan.

Hingga saat ini tiga kabupaten berpotensi kekeringan tersebut menyatakan masih mampu melakukan penanganan secara mandiri.

Meski demikian, Pemda DIY telah menyiapkan batuan penyaluran air bersih melalui Dinas Sosial (Dinsos) DIY.

Menurut dia, Dinas Sosial DIY memiliki stok air bersih sebanyak 236 tangki yang masing-masing berkapasitas 4 ribu liter.

"Sejauh ini baru sebanyak 37 tangki milik Dinas Sosial saja yang dikirimkan ke daerah-daerah terdampak kekeringan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.