Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI: Tema ASEAN 2023 Bukan Hanya Sebatas Retorika

📅 Senin, 04 Sep 2023, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu RI: Tema ASEAN 2023 Bukan Hanya Sebatas Retorika Doc: kemlu.go.id
Ket. Dirjen Kerja Sama ASEAN Sidharto R. Suryodipuro (kiri) dan Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri Hartyo Harkomoyo dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (3/9/2023).

JAKARTA - Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Sidharto R. Suryodipuro menegaskan bahwa tema ASEAN 2023, "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth", bukanlah hanya sebatas retorika belaka.

"Ini adalah cara ASEAN mengajak semua mitranya…mengingatkan mereka untuk terus menjadi kontributor dan berperan serta menjaga kelanjutan ASEAN sebagai Epicentrum of Growth karena mereka semua juga akan diuntungkan," kata Sidharti dalam konferensi pers Pertemuan Pejabat Senior (SOM) ASEAN di Jakarta, Minggu (3/9).

Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN 2023 dengan mengangkat tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth". Makna ASEAN Matters adalah menjadikan ASEAN relevan dan penting bagi masyarakat Indonesia, ASEAN dan kawasan sekitar.

Sedangkan makna dari Epicentrum of Growth adalah keinginan Indonesia mengkapitalisasi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Visi keketuaan Indonesia untuk ASEAN 2023 mengarah kepada kemampuan pembangunan ASEAN yang berketahanan, adaptif, dan inklusif, serta berperan sentral dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Sidharto mengatakan, tema tersebut adalah cara ASEAN untuk mengajak mitranya yang mendapatkan keuntungan akses melalui dan kepada kawasan ASEAN untuk selalu menjadi kontributor.

"Yang penting adalah partisipasi aktif yang konstruktif dalam memastikan tema Indonesia, bahwa semua negara ASEAN maupun negara mitra mendukung sepenuhnya tema Indonesia 'ASEAN Matters: Epicentrum of Growth'," kata Sidharto.

Sidharto juga menyebutkan bahwa ASEAN perlu lebih responsif terhadap perkembangan yang sangat cepat di kawasan, baik geopolitik, geostrategis, ekonomi dan sosial budaya.

"Bagaimana ASEAN itu bisa menyikapi secara lebih tegas, bagaimana ASEAN itu kelembagaannya semakin matang, semakin siap dalam mengantisipasi berbagai perkembangan dan berkontribusi dalam membentuk perkembangan yang terjadi," kata Sidharto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.