Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Langkah Ini untuk Hadapi Kekeringan Dampak El Nino

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 18:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Langkah Ini untuk Hadapi Kekeringan Dampak El Nino Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (dua kiri) bersama pejabat Kementerian Pertanian memberikan bantuan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) saat kegiatan Tani On Stage usai jalan sehat di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (3/9/2023).

Makassar - Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan sejumlah langkah menghadapi kekeringan sebagai dampak El Nino, hingga menginventarisasi sejumlah daerah yang masih dalam kategori hijau pada musim kemarau, salah satunya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Kemarin saya ada di Gowa melihat hamparan hampir 209 hektare, airnya masih bagus banget. Sekarang ini dua kali setahun (panen), kitaboostersampai tiga kali, sampai empat kali (panen)," ujar Menteri Pertanian (Mentan)Syahrul Yasin Limpo seusai mengikuti Jalan Sehat dan Tani On Stage Kementan di Makassar, Minggu.

Berdasarkan pemetaan wilayah pada musim kemarau, lanjutnya,saat ini daerah rawan kekeringan ada tiga zona. Pertama, zona merah saat kemarau sudah bersoal dengan air, tentu ini menjadi masalah.

Kedua, zona kuning. Daerah ini bila memasuki musim kemarau ketersediaan air pas-pasan sehingga dilakukan intervensi mekanisasi, paritas, dan intervensi percepatan panen.Ketiga, adalah zona hijau memiliki cadangan air.

"Tapi ada daerah hijau di semua daerah. Di Sulsel ada daerah hijaunya, seperti di Gowa. Makassar pun ada daerah hijaunya. Daerah hijau dimaksud itu yang dekat dengan sungai, ada danaunya, ada sumber mata air dan lain-lain. Makanya itu di-booster, diperkuat di situ," papar Mentan.

Pihaknya telah menginventarisasi sejumlah daerah zona hijau yang ada di Indonesia dan menargetkan 500 hektare lahan untuk ditanami padi guna menambah stok pangan.

"Oleh karena itu kita masuk (zona hijau). Ada 500 hektare untuk mem-boosterdaerah-daerah hijau kita. Insya Allah daerah hijau itu kalau kita jalan sesuai rencana bisa menghasilkan tiga juta ton gabah, kalau dikonversi jadi beras kira-kita dapat 1,5 juta ton," sebutnya.

Kalaupun dampak El Nino ini sangat tinggi dan sangat keras, kata Mentan, dari analisa data menunjukkan akan kekurangan produksi beras hingga 1,2 juta ton dan 880 ribu ton kalau dampaknya sedang.

"Kalau agak dahsyat kita kehilangan 1,2 juta ton. Untuk itu kita coba siapkan 1,5 juta ton agar data kitacompare. Sekali lagi, El Nino boleh datang, tapi untuk menyerah juga terlalu berlebihan," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, percepatan tanam di daerah yang ada air harus dilakukan. "Seluruh kabupaten kota yang jumlahnya 500 hektare lebih, kita berharap bisa ada 1.000 hektare yang bertanggung jawab (berproduksi) hadapi El Nino," kata Mentan.

Lebih jauh Mentan mengatakan kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja, karena krisis pangan mulai melanda dan diperbesar oleh dampak El Nino.

"Kita berharap di Indonesia dengan kerja yang apik dan kerja terstruktur, kerjahand to handdan kerja sama yang baik semua pihak, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota saling membantu, agar kita bisa keluar dari kemarau yang sangat besar ini atau El Nino," ujar Mentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.