Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Fransiskus Pimpin Dialog Antar-agama di Mongolia

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 15:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Fransiskus Pimpin Dialog Antar-agama di Mongolia Doc: AP/Andrew Medichini
Ket. Paus Fransiskus berbicara dalam pertemuan dengan para pemimpin agama di Teater Hun di Ulan Bator, Mongolia, Minggu, 3 September 2023. Paus Fransiskus memuji tradisi kebebasan beragama Mongolia sejak zaman pendiri Genghis Khan dalam kunjungan kepausan pertamanya ke negara Asia.

ULAN BATOR - Paus Fransiskus bersama para pendeta shaman Mongolia, biksu Buddha, dan pendeta Ortodoks Rusia pada Minggu (3/9) menyoroti peran agama dalam menciptakan perdamaian dunia, saat memimpin pertemuan antar-agama, pertemuan yang menyoroti tradisi toleransi beragama di Mongolia.

Dilaporkan The Associated Press, Paus Fransiskus mendengarkan dengan penuh perhatian ketika selusin pemimpin agama - termasuk Yahudi, Muslim, Bahai, Hindu, Shinto, dan Kristen evangelis - menggambarkan keyakinan mereka dan hubungan mereka dengan surga.

Beberapa orang mengatakan ger tradisional Mongolia, atau yurt berbentuk bulat, adalah simbol kuat keharmonisan dengan Tuhan - tempat yang hangat untuk persatuan keluarga, terbuka ke surga, di mana orang asing diterima.

"Fakta bahwa kita berkumpul bersama di satu tempat sudah memberikan pesan: ini menunjukkan bahwa tradisi keagamaan, dengan segala kekhasan dan keragamannya, memiliki potensi yang mengesankan untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan," kata Paus Fransiskus dalam sambutannya yang mengutip pernyataan umat Buddha.

"Jika para pemimpin negara memilih jalur perjumpaan dan dialog dengan pihak lain, hal ini akan menjadi kontribusi yang menentukan dalam mengakhiri konflik yang terus menimpa banyak orang di dunia," katanya.

Acara antar-agama yang diadakan di sebuah teater di ibu kota Ulan Bator, terjadi di tengah kunjungan empat hari Paus Fransiskus ke Mongolia, kunjungan pertama Paus.Ia berada di Mongolia untuk melayani salah satu komunitas katolik terkecil dan terbaru di dunia dan menyoroti tradisi toleransi Mongolia di wilayah di mana hubungan Takhta Suci dengan negara tetangga Tiongkok dan Rusia sering kali tegang.

Menurut statistik yang dikeluarkan kelompok nirlaba Katolik Aid to the Church in Need, 53 persen penduduk Mongolia beragama Buddha, 39 persen atheis, 3 persen Muslim, 3 persen Shaman, dan 2 persen Kristen.

Ziarah Persahabatan

AFP melaporkan, Mongolia menjamu Paus pada Sabtu (2/9) dengan upacara penyambutan dari pengawal kehormatan dan barisan penunggang kuda berbaju besi dalam sebuah parade.

Menyebut dirinya sebagai "peziarah persahabatan", Paus Fransiskus memuji kebaikan negara itu, termasuk masyarakat nomadennya yang "menghormati keseimbangan ekosistem yang rapuh".

Dia mengatakan tradisi Shamanisme dan Budha Mongolia yang hidup selaras dengan alam dapat membantu dalam upaya mendesak untuk melindungi dan melestarikan planet Bumi".

Agama, jika tidak "dirusak" oleh penyimpangan sektarian, akan membantu menciptakan masyarakat yang sehat, katanya.

Hal ini "mewakili perlindungan terhadap ancaman korupsi yang berbahaya, yang secara efektif merupakan ancaman serius terhadap perkembangan komunitas manusia mana pun".

Mongolia telah dirusak oleh korupsi dan degradasi lingkungan dalam beberapa tahun terakhir, ibukotanya menderita kualitas udara terburuk di dunia dan skandal penggelapan uang yang memicu protes jalanan tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.