Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu Fasilitasi Pemulangan WNI yang Alami Kekerasan di Kamboja

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 17:37 WIB | Oleh:
Kemlu Fasilitasi Pemulangan WNI yang Alami Kekerasan di Kamboja Doc: Dok Kementerian Luar Negeri Indonesia??

PHNOM PENH - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja, telah memfasilitasi pemulangan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan kondisi gangguan kejiwaan pada Jumat (1/9) malam.

WNI tersebut berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara, diketahui mengalami gangguan kejiwaan yang memburuk akibat pengalaman traumatis akibat kekerasan fisik yang dialaminya ketika bekerja di sebuah perusahaan penipuan online di Kamboja.

"Dalam penelusuran yang dilakukan oleh KBRI Phnom Penh, terungkap bahwa WNI tersebut merupakan salah satu korban TPPO, direkrut oleh perusahaan scam online di Kamboja. Kondisi traumatis yang dialaminya terkait dengan kekerasan fisik yang ia alami di tempat kerjanya," demikian pernyataan KBRI Phnom Penh seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Sabtu (2/9).

Keberadaan WNI ini pertama kali dilaporkan kepada KBRI pada tanggal 23 Agustus 2023 oleh pihak berwenang Kamboja saat ia ditemukan di sekitar bandara setempat. Pada saat itu, WNI tersebut menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang sangat memprihatinkan dan mengalami tekanan kejiwaan yang signifikan, membuatnya sulit untuk berkomunikasi.

Demi menjaga kesehatannya, KBRI segera mengangkut WNI tersebut ke sebuah rumah sakit pada tanggal 24 Agustus 2023, di mana ia mendapatkan perawatan medis selama periode 24-28 Agustus 2023.

KBRI kemudian melakukan upaya untuk memfasilitasi pemulangan WNI tersebut ke Tanah Air dengan biaya yang ditanggung oleh negara. Setibanya di Tanah Air, WNI tersebut diserahkan kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk penanganan lebih lanjut, sebelum akhirnya dipulangkan ke daerah asalnya di Sumatera Utara. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.