Mensos Bantu PM PENA Punya Kemasan Produk Menarik

Sabtu, 02 Sep 2023, 01:10 WIB

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini membantu Penerima Manfaat (PM) program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang memiliki kemasan produk menarik dan kekinian. Penguatan promosi produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tersebut diharapkan bisa memperluas jangkauan pasar.

"Kita sudah mulai satu bulan lalu untuk membantu produk mereka bisa masuk ke pasar yang lebih luas dan lebih naik kelas," ujar Mensos, di Jakarta, Kamis (31/8).

Ket. Foto: Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini. — Sumber: istimewa

Mensos mengatakan untuk dapat merambah pasar lebih luas dan meningkatkan nilai jual produk, diperlukan promosi dan pengemasan yang menarik. Pihaknya juga mengupayakan agar PM dapat memasarkan produk secara digital.

Risma menambahkan, untuk program tersebut pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Meta dan Tata Rupa Nusantara. Sebagai langkah awal, terdapat 10 produk UMKM milik PM di Jakarta yang terlibat dalam program tersebut.

"Dari 10 produk UMKM tersebut, 9 di antaranya merupakan produk UMKM makanan dan 1 produk UMKM kriya," jelasnya.

Risma mengungkapkan, sejak mulai Graduasi PENA dilakukan pada 2 Agustus lalu, 10 dari 1.191 PM yang menyatakan diri siap keluar dari kemiskinan. Mereka menerima 1.000 kemasan untuk meningkatkan nilai jual produk dan penghasilannya.

"Mereka telah melakukan konsultasi secara berkala dengan desainer produk setiap minggu selama empat kali," tandasnya.

Penerima program PENA asal Depok, Nurmawati, menjual produk kriya dengan nama Tartik Collection. Dia mengapresiasi program pendampingan dari Kemensos sehingga kini memiliki kemasan produk menarik.

"Saya nggak nyangka dibantu didesainkan untuk produk kriya saya. Saya pikir, setelah graduasi sudah stop di situ, tapi ternyata Kemensos masih memberikan fasilitas menaikkan branding supaya produk kita bisa naik kelas," katanya.

Kenaikan Anggaran

Sementara itu, Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran tahun 2024 yang diajukan Kementerian Sosial sebesar 2.755.609.466.945 rupiah.

Anggaran tersebut mencakup biaya salur, penambahan RST sebanyak 9.100 rumah, honor pendamping PKH untuk 3 bulan, penambahan 20.000 KPM PENA, asuransi kesehatan bagi pendamping sosial, penambahan anggaran yatim piatu (YAPI), dan permakanan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

Kabut asap batasi jarak pandang di Sungai Kapuas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.