Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cibarusah Digelontor 130.000 Liter Air

📅 Sabtu, 02 Sep 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cibarusah Digelontor 130.000 Liter Air Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga terdampak kekeringan di tiga desa se-Kecamatan Cibarusah oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi di lapangan Desa Ridhogalih, Jumat.

BEKASI - Untuk mengatasi kekeringan, Pemkab Bekasi menggelontorkan 130.000 liter air bersih ke Kecamatan Cibarusah. Ini sebagai solusi jangka pendek mengatasi dampak El Nino. Ada tiga desa terparah di daerah ini.

"Air sebanyak itu diangkut menggunakan 20," kata Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, saat memimpin pengiriman air di Desa Ridhogalih, Kecamatan Cibarusah, Jumat (1/9). Ketiga desa kekeringan adalah Ridhogalih, Ridhomanah, dan Sirnajati. Ribuan warga tiga desa ini terkena dampak terparah akibat kekeringan.

Dani mengatakan pengiriman air sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Setelah mendapat laporan kekeringan dari warga, dia minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengirimkan air. Pengiriman dilakukan secara lebih masif agar lebih banyak air tersalurkan.

Dia berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan air tiga desa tersebut. Meski begitu, Dani menuturkan, tidak hanya ke Cibarusah, air juga dikirim ke Sukawangi dan Bojongmangu. "Total ada sembilan kecamatan terdampak kekeringan," katanya.

Dani memastikan penanganan kekeringan tidak sebatas pada bantuan air bersih. Dia juga bakal memasang saluran air melalui PDAM ke permukiman warga sebagai solusi kekeringan jangka panjang.

"Kami pastikan untuk jangka panjang akan dilakukan pemasangan air dari PDAM. Karena untuk air tanah sendiri tidak memungkinkan," ucap dia.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menambahkan bantuan air bersih dilakukan secara berurutan ke setiap kecamatan yang kekeringan. Bantuan air dalam jumlah besar ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.