Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asean Maritime Outlook (AMO): Inisiatif Indonesia Perkuat Kerja Sama Maritim Asean yang Komprehensif

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 20:44 WIB | Oleh:
Asean Maritime Outlook (AMO): Inisiatif Indonesia Perkuat Kerja Sama Maritim Asean yang Komprehensif Doc: Dok Kementerian L?uar Negeri Indonesia

?JAKARTA - Peningkatan kerja sama maritim merupakan salah satu prioritas Keketuaan Indonesia di Asean 2023. Hal tersebut ditekankan oleh Direktur Kerja Sama Politik Keamanan Asean Kementerian Luar Negeri, Rolliansyah Soemirat, di tengah persiapan menjelang KTT ke-43 Asean yang akan diselenggarakan pekan depan tanggal 5-7 September di Jakarta.

"Indonesia menginisiasi pembentukan Asean Maritime Outlook (AMO) yang merupakan dokumen strategis dalam memperkuat sinergi kerja sama maritim di bawah ketiga Pilar Asean," ujar Rolliansyah, seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Kamis (31/8).

Ke depan, AMO akan menjadi rujukan utama kerja sama maritim antar-negara Asean dengan mitra eksternal, lanjut dia.

Potensi kerja sama maritim di Indo-Pasifik sangatlah besar dan bersifat multidimensional, baik secara strategis, politik, ekonomi dan sosial bagi masyarakatnya.

Edisi pertama AMO yang baru saja diluncurkan pada periode Keketuaan Indonesia merangkum berbagai kemajuan kerja sama maritim di Asean secara komprehensif. Hal ini akan menjadi kompas bagi Asean dalam menentukan arah kerja sama maritim di masa depan. AMO juga memberikan rekomendasi potensi kerja sama maritim yang dilakukan oleh badan-badan sektoral, mekanisme, dan proses Asean.

Publikasi ini berfungsi sebagai referensi praktis dalam memahami tren dan tantangan maritim di kawasan, memperkuat sinergi, dan memandu Asean untuk menghindari duplikasi upaya yang dilakukan antar-mekanisme, badan, dan proses terkait. Dengan teridentifikasinya berbagai perkembangan yang ada, AMO juga akan membuka kerja sama yang lebih luas dalam hubungan dengan mitra eksternal.

Potensi kerja sama maritim juga semakin terbuka seiring dengan terus berkembangnya isu-isu baru kemaritiman, seperti serangan siber terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan, ekonomi biru dan energi terbarukan.

Kedepannya, AMO yang diluncurkan setiap tiga tahunan ini berfungsi sebagai referensi praktis bagi para pemimpin, menteri, badan sektoral, dan mitra Asean dalam memahami dan memajukan kerja sama maritim Asean.

Outlook ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap upaya pembangunan komunitas Asean yang aman, stabil, dan sejahtera, serta semakin memperkuat hubungan ASEAN dengan mitra eksternal. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.