Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Mencari Lingkungan Bisnis yang Mudah Diprediksi di Tiongkok

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 00:00 WIB | Oleh:
AS Mencari Lingkungan Bisnis yang Mudah Diprediksi di Tiongkok Doc: ANDY WONG / POOL / AFP
Ket. Mendag AS, Gina Raimondo berbicara saat konferensi pers di Boeing Shanghai Aviation Service Co, di Shanghai, Rabu (30/8).

SHANGHAI - Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS), Gina Raimondo, mengatakan AS ingin bekerja sama dengan Tiongkok untuk memastikan lingkungan yang lebih dapat diprediksi bagi bisnis AS di Shanghai.

Berbicara dengan Ketua Partai Komunis Shanghai, Chen Jining, Rabu (30/8) pada hari keempat kunjungan peningkatan hubungan ke Tiongkok, Raimondo, mengatakan hubungan ekonomi yang stabil adalah baik bagi Amerika, baik bagi Tiongkok, dan baik bagi dunia.

"Hubungan ekonomi AS-Tiongkok termasuk yang paling penting di dunia," kata Raimondo kepada Chen.

Dikutip dari France 24, Raimondo mengatakan kepada Chen bahwa dia menantikan pembicaraan untuk mewujudkan lingkungan bisnis yang lebih dapat diprediksi, lingkungan peraturan yang dapat diprediksi, dan lapangan bermain yang setara bagi bisnis Amerika Serikat di Shanghai.

Perusahaan-perusahaan AS di Tiongkok telah lama mengeluhkan lingkungan bisnis yang mereka anggap tidak adil, dengan terbatasnya perlindungan terhadap kekayaan intelektual dan perlakuan istimewa yang diberikan kepada pesaing dalam negeri.

Kekhawatiran tersebut diperburuk tahun ini dengan tindakan keras terhadap perusahaan konsultan AS yang beroperasi di Tiongkok.

Undang-undang anti-spionase yang baru, yang mulai berlaku pada 1 Juli, juga telah membuat takut perusahaan-perusahaan asing dan domestik ketika mereka mencoba memahami maksud pihak berwenang dan yang terpenting, menunjukkan dengan tepat apa yang dilarang.

Menurut Departemen Perdagangan AS, dalam pertemuan pada Selasa dengan Wakil Perdana Menteri, He Lifeng, di Beijing, Raimondo mengangkat apa yang dianggap Washington sebagai praktik perdagangan tidak adil oleh Tiongkok.

Perkuat Perlindungan

Dia juga menekankan pentingnya memperkuat perlindungan rahasia dagang bagi bisnis AS yang beroperasi di Tiongkok.

Menteri Perdagangan adalah salah satu dari sejumlah pejabat senior AS yang mengunjungi Tiongkok dalam beberapa bulan terakhir, bagian dari upaya Washington untuk meningkatkan hubungan kerja dengan pesaing strategis terbesarnya.

Raimondo memanfaatkan kunjungan ini untuk melakukan diskusi yang lebih terbuka dengan Tiongkok mengenai pembatasan perdagangan yang ketat dan kedua belah pihak telah sepakat untuk membentuk kelompok kerja untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan di antara mereka.

Dia juga berulang kali menekankan pembatasan yang dilakukan AS terhadap bisnis Tiongkok, yang menurut Washington bertujuan melindungi keamanan nasionalnya, tidak perlu mempengaruhi hubungan ekonomi yang lebih luas.

Namun para pejabat Tiongkok menolaknya, dan Perdana Menteri Li Qiang mengatakan kepada Raimondo bahwa tindakan AS untuk "mempolitisasi" masalah perdagangan akan terbukti "bencana" bagi perekonomian global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.